UNTUK Pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang rencananya berlangsung Nopember 2024, Pemkab Bandung sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 151 miliar.
“Untuk Pilkada 2024 kita sudah anggarkan Rp 151 miliar untuk KPU dan Bawaslu,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H.Sugianto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/11/2023).
Sebelumnya KPU Kabupaten Bandung mengajukan anggaran sebesar Rp 200 miliar, namun ujar Sugianto ada beberapa pengajuannya yang dirasionalisasi, seperti sosialiasasi dari 100 kegiatan menjadi 50 kali serta anggaran untuk pengadaan alat pelindung diri (APD).
“Sekarang covid – 19 sudah landai, jadi pengajuan untuk APD kita kurangi, selain dana untuk sosialiasi Pilkada,” ujar calon legislatif (caleg) DPRD Jabar dengan nomor urut 1.
Caleg asal dapil Jabar 2 ini menegaskan, besarnya anggaran untuk pesta demokrasi tingkat Kabupaten Bandung itu, hasil kesepakatan dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kabupaten Bandung dan mengacu pada PKPU tahun 2023.
Anggaran tersebut jelas legislator Partai Golkar, dihitung berdasarkan banyaknya tempat pemungutan suara (TPS), dengan hak pilih, sekitar 2,6 juta orang dari jumlah penduduk sebanyak 3,7 juta jiwa.
Sebenarnya jelas Sugianto, untuk penyelenggaraan pilkada, pihaknya sudah menyicil sejak tahun anggran sebelumnya dan kekurangannya, akan diajukan pada APBD perubahan 2024.
Namun ujarnya, untuk pelaksanaannya nanti ada cost sharing dengan Pemprov Jabar.
“Besarannya kita belum tahu, karena sama – sama lagi menghitung. Hanya nanti (saat Pilkada) ada bagian- bagian yang akan dibiayai oleh provinsi,” tuturnya.
Dia menjelaskan, pada anggaran 2024 tidak hanya pengalokasian anggaran untuk Pilkada, tetapi pihaknya juga mengalokasikan dana untuk membayar hutang BPJS sebesar Rp 1 miliar. (nk) (**)










