Dialogpublik.com,– DPRD Kabupaten Bandung mendesak Pemkab setempat untuk secepatnya memasang kamera CCTV dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik – titik yang dinilai rawan tindak kriminal termasuk aksi begal. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki di Soresng, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, penguatan infrastruktur keamanan menjadi langkah preventif yang harus diprioritaskan untuk menekan angka kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Penindakan terhadap pelaku begal memang penting, tetapi langkah pencegahan juga harus diperkuat. Saya mendorong pemerintah daerah segera memetakan titik-titik rawan untuk diprioritaskan pemasangan PJU dan CCTV,” tegasnya.
Karena, ujar Politisi Partai Demokrat, saat ini di Kabupaten Bsndung masih terdapat sejumlah ruas jalan di yang minim penerangan sehingga berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Untuk itu,ia meminta Dinas Perhubungan bersama kepolisian dan kecamatan melakukan pemetaan wilayah yang membutuhkan tambahan PJU dan CCTV agar penanganannya lebih tepat sasaran.
“Jangan sampai kita baru bergerak setelah muncul korban. Jalan yang gelap dan minim pengawasan harus segera menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.
Selain mempercepat pemasangan PJU dan CCTV, Hailuki juga mendorong penguatan patroli rutin pada jam-jam rawan serta mengajak masyarakat kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai upaya mencegah tindak kriminal.
Menurutnya, pencegahan kejahatan tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, hingga masyarakat harus berkolaborasi agar Kabupaten Bandung tetap aman dan kondusif,” tuturnya.
Ia berharap langkah preventif tersebut dapat menekan potensi kejahatan jalanan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas, baik siang maupun malam hari.(Nk)










