GEMAK Pertanyakan Keberadaan Wakil Bupati KBB

KEBERADAAN Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB),di pertanyakan Pasalnya, tepatnya setelah hengkang ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuàngan (PDIP) dari Partai pengusungnya Demokrat, sudah tidak pernah terlihat masuk atau sekedar berada dikantornya walaupun hanya sejenak.

Hal demikian tergambar jelas dalam beberapa kali Bupati KBB Definitif Aa Umbara Sutisna dalam melaksanakan Kegiatan tampak seorang diri, hanya didampingi oleh sekda dan para asistenya yakni asisten I dan asisten II serta asisten III, Padahal menurutnya dalam menjalankan aktivitas, apalagi kegiatan besar mestinya di dampingi oleh Wakil Bupatinya.

” Seharusnya ia bisa lebih bersikap dewasa, dapat mempertanggungjawabkan segala pekerjaanya sebagai wakil bupati,Bukan seperti ini, seperti menghilang. Sehingga timbul persepsi publik yang kurang mendidik,” hal itu diungkapkan Yana Suryana Ketua Gerakan Masyarakat Anti korupsi (GEMAK), Selasa (28/07/2020) di Ngamprah.

Sebagai lembaga sosial kontrol berharap, keadaan demikian jangan sampai berlarut-larut. Sebab, bila sampai dibiarkan akan menimbulkan persepsi publik negatif. Dan kepada pihak-pihak berwenang dapat mengambil langkah-langkah sebagaimana mestinya.

“Kami sebagai masyarakat Kabupaten Bandung barat merasa prihatin dengan keberadaan Bupati dan wakil bupati KBB sekarang ini terkesan sudah pecah kongsi, Sedangkan dalam aturan ketika pejabat bupati atau wakil bupati yang jarang masuk kantor itu sudah jelas ada sanksinya.”terangnya.

Sementara selama ini kami perhatikan wakil bupati Kabupaten Bandung Barat Hengky Kurniawan kebanyakan dilapangan, “itupun tidak jelas apakah sebagai wakil bupati melayani masyarakatnya atau tugas pribadi,”pungkasnya.(tries)