Dialogpublik.com,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung terus memperkuat upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah sebagai salah satu sumber penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui Bidang Pajak 1, Bapenda Kabupaten Bandung menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian penerimaan pajak sekaligus menyusun strategi peningkatan pendapatan hingga akhir tahun.
Rapat evaluasi yang dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, tersebut membahas sejumlah aspek penting, mulai dari pencapaian target pendapatan pajak tahun 2026, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pemungutan pajak, hingga langkah perbaikan yang perlu dilakukan.
Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Tatang Kusnawan mengatakan, evaluasi kinerja diperlukan untuk memastikan seluruh jajaran terus bergerak secara optimal dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah.
“Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk mengukur sejauh mana pencapaian target penerimaan pajak sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi. Dari hasil evaluasi tersebut, kami susun langkah dan strategi perbaikan agar penerimaan pajak dapat terus dioptimalkan,” ujar Tatang melalui keterangannya, Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, peningkatan penerimaan pajak tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai wajib pajak.

Karena itu, Bapenda Kabupaten Bandung mendorong seluruh jajaran untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal, sehingga masyarakat semakin mudah dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Tatang menambahkan, sinergi dan evaluasi secara berkala menjadi bagian penting dalam menggali potensi pendapatan daerah. Dengan demikian, sektor pajak diharapkan dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pembiayaan pembangunan Kabupaten Bandung.
“Kami ingin seluruh jajaran memiliki komitmen yang sama, tidak hanya mengejar target penerimaan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada wajib pajak. Dengan pelayanan yang baik dan kepatuhan masyarakat yang meningkat, kontribusi sektor pajak terhadap pembangunan daerah akan semakin optimal,” katanya.
Bapenda Kabupaten Bandung juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak. Sebab, penerimaan pajak daerah pada akhirnya kembali dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat “Bandung Lebih Bedas”, yakni mendorong Kabupaten Bandung menjadi daerah yang semakin mandiri melalui optimalisasi berbagai sumber pendapatan daerah.
Dengan evaluasi kinerja dan penguatan strategi optimalisasi penerimaan, Bapenda Kabupaten Bandung optimistis target pendapatan pajak daerah tahun 2026 dapat terus didorong secara maksimal. (nk)










