Cecep Suhendar : Orang Tua Perketat Pengawasan pada Anak

Dialogpublik.com,- Setelah buron relatif lama, pelaku penyekapan dan penganiayaan warga Rancaekek, Kabupaten Bandung TA (30) akhirnya ditangkap pihak Polda Jabar di Majalaya, Selasa (23/6/2026) malam.

Prilaku biadab yang dilakukan pada korban, YTR (29) mengundang kecaman dari semua pihak, termasuk DPRD Kabupaten Bandung.

“Jangan sampai terulang kembali.Untuk itu, masyarakat Kabupaten Bandung utamanya kaum perempuan tidak mudah terjerat bujuk rayu dari orang yang belum jelas identitasnya,” jelas Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr.Cecep Suhendar dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Cecep berharap, YTR cepat pulih dan segera keluar dari trauma yang tengah dialami. Peristiwa yang dialaminya, bukan hanya persoalan pribadi dan keluarganya tetapi sudah menjadi masalah Kabupaten Bandung.

Untuk itu, ia mendorong Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung untuk turut membantu meringankan beban korban, salah satunya dengan pemulihan trauma atau trauma healing.

Namun, Cecep menekankan, trauma healing harus dilakukan dengan skema yang terukur dengan pola yang memahami psikologi korban. “Karena ini luar biasa, saya serasa nonton film bahwa ada penyekapan sambil penyiksaan, dan selama 2 tahun tidak terungkap, bahkan hampir 3 tahun,” tuturnya.

Berkaca dari peristiwa tersebut, ujar Politisi Golkar ini, pihaknya meminta masyarakat terutama para remaja putri untuk bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah terpengaruhi rayuan-rayuan orang yang belum jelas.

Selain itu, ia mengimbau orangtua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anaknya.

” Orang tua jangan mudah mengizinkan anaknya untuk bepergian dengan teman atau orang yang belum jelas rumahnya, keturunan siapa, karakternya seperti apa. Jadi sekarang saatnya kita untuk sama-sama bijak dalam memberikan ruang pergaulan terhadap anaknya sendiri,” tegasnya.

Ia kembali mengingatkan, agar para remaja tidak langsung percaya saat ber kenalan dari media sosial. Ia pun meminta masyarakat untuk berani melapor jika terjadi hal-hal yang sudah diluar norma sosial maupun hukum.

Bupati Bandung Jenguk YTR di RSHS

Sebelumnya, Bupati Bandung, Dadang Supriatna menjenguk YTR di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. ” Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung turut prihatin dan berduka atas kejadian ini. Memprihatinkan dan peristiwa ini jadi peringatan bagi kita untuk meningkatkan kepedulian serta kepekaan sosial di lingkungan masing-masing,” ujar Dadang Supriatna.

Ia mengungkapkan, dirinya telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait pelayanan dan proses pemulihan korban. Serta, memastikan korban tetap mendapatkan perawatan hingga kondisi kesehatannya benar-benar membaik.

Dadang juga mengapresiasi komitmen RSHS yang memberikan penanganan terbaik bagi korban. Berdasarkan pantauan langsung, kondisi korban saat ini menunjukkan perkembangan yang positif.

“Saat saya menjenguk, korban sedang beristirahat dan didampingi ibunya. Secara umum kondisinya sudah mulai membaik. Mudah-mudahan proses pemulihannya berjalan lancar sehingga bisa segera kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarganya,” tuturnya. (nk)