Teh Nia Kunjungi Ganis Hari

NAMA Ganis Hari tiba-tiba viral setelah diunggah ke media sosial (medsos) oleh Duta Kuliner Jawa Barat, @m.adelondok.

Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat warga Kampung Cibunar RW 5 Desa Citaman, Nagreg, Kabupaten Bandung itu, mengendarai sepedah motor sambil membonceng seorang anak kecil yang membawa beberapa barang.

Kejadian tersebut dilihat Ade Londok dengan spontan diunggah ke medsos disertai kata- kata kasar. Namun peristiwa itu jadi berkah untuk Garis, pasalnya ia mendapat perhatian khusus dari Calon Bupati(Cabup) Bandung, Hj. Kurnia Agustina.

Bahkan Cabup dengan nomor urut 1 menemui Garis di kediamannya, jumat (30/10/2020). ” Inilah contoh anak muda yang bisa menjadi inspirasi. Kang Ganis ini salah satu bukti, bahwa kalau ada keinginan kuat, dia bisa punya istana (rumah – red),” ujarnya.

Ada hal penting yang bisa dicontoh dari pedagang sembako tersebut, seperti mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Berbuat baik jelasnya, “tidak cukup sekali tapi harus berkali-kali dan mulailah dari hal kecil seperti berbagi, memberikan les belajar membaca, dermawanan, dan kesetiakawanan. Hal terpenting berbakti kepada orang tua, bangsa, dan lingkungan”.

“Semoga ada Kang Ganis – Kang Garis lainnya di negeri ini,” harap Hj. Kurnia Agustina yang biasa disapa teh Nia.

Teh Nia, juga mengapresiasi Ade Londok yang telah meminta maaf atas kata- kata kasarnya terhadap Ganis. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan Ade Londok suatu pembelajaran bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Bandung.

“Saling memaafkan adalah tindakan terpuji, sebagai salah satu sifat bijaksana yang perlu diteladani,” imbuhnya.

Sementara Ganis menjelaskan, dirinya seringkali berburu barang diskon, seperti kopi, mie instan, pasta gigi. Barang itu dijual kembali ke warung dan ke pegawai pabrik.

“Dengan berjualan seperti itu, Ganis mengaku bisa mendapatkan untung,” paparnya.

Menurut Ganis, dirinya sudah menggeluti usaha tersebut selama tiga tahun. Dia berharap, usahanya itu bisa meningkatkan ekonomi keluarga. (nk)