Dialogpublik.com,- Untuk meningkatkan Rata – rata Lama Sekolah (RLS) Pemkab Bandung mulai melirik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Saat ini RLS di Kabupaten Bandung baru mencapai 9,4 tahun.
Hal itu disampaikan Bupati Bandung saat Jumat Keliling (Jumling) di Pondok Pesantren Al Burdah, Kecamatan Kutawaringin, Jumat (27/03/2026).
” PKBM menjadi salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan RLS masyarakat,” jelas Dadang Supriatna.
Oleh karena itu, imbaunya, bagi masyarakat yang belum memiliki ijazah SD, SMP, maupun SMA, Pemkab Bandung melalui Dinas Pendidikan menyiapkan kuota 6000 orang per tahun untuk program PKBM.
Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa di Kecamatan Katapang telah tersedia fasilitas pendidikan setara SMA.
Kehadiran fasilitas tersebut, harapnya, dapat mendekatkan akses pendidikan kepada masyarakat serta mendorong lebih banyak warga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Dadang Supriatna menegaskan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu, diantaranya dengan program beasiswa ti Bupati (Besti).
“Bagi anak-anak yang secara ekonomi orang tuanya belum mampu, pemerintah daerah memfasilitasi melalui program beasiswa ti Bupati (BESTI),” ujarnya.
Dadang mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung saat ini berada di angka 75,58 poin.
Menurutnya, terdapat tiga indikator utama yang memengaruhi IPM, yaitu kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat. (nk)










