Yayan Iba : Kuningan Siap Pasarkan Sapi Qurban

SEDIKITNYA 80 ekor Sapi Qurban siap di pasarkan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H  atau Hari Raya Qurban di wilayah Kota Kuningan dan sekitarnya.

Persediaan Sapi Qurban ini cenderung menurun jika dibanding tahun 2019 silam, dimana persediaan mencapai 140 ekor Sapi dan habis terjual. Untuk tahun ini kami masih ‘was-was’, masalahnya terkendala aturan pemerintah.

Demikian tutur Yayan Iba Ketua HPPSK (Himpunan Peternak&Pedagang Sapi -Kuningan) saat ditemui di Saung Sapi

Jl Eyang Weri Gg H Abdul Karim RT 05 RW 02 Awirarangan Kuningan Senin (29/06/2020).

Stok Sapi didatangkan dari Jawa Timur, Jawa Tengan dan lokalan Kuningan dengan harga beragam, mulai Rp 16 juta hingga Ro 50 juta keatas berdasarkan berat timbangan Sapi. Harga Sapi hidup dipatok Rp 65.000/Kg. Sedangkan harga Domba berkisar antara Rp 2 juta s/d Rp 5 juta, sesuai pula berat timbangan .

“Kami menjual Sapi dengan pola timbang hidup, dalam hal ini alangkah baiknya jika Qurban Sapi dan Domba dibeli dengan teliti, supaya jelas mendapatkan jumlah daging dan organ lainnya, ujarnya Pola pembelian yang lebih baik, tegas Yayan dibuktikan dengan timbang hidup. Kami PD Kabaru Farm menyediakan hewan qurban sapi & domba dengan pola timbangan juga dan pelayanan ngulitin (nyisit),  sampai dengan lepas daging dari tulang”, imbuhnya.

“Bagi yang akan berqurban hewan Sapi ataupun Domba silahkan hubungi Kang Yayan Iba No Hp 081224015450”, ujar Yayan Iba promosi.

Pedagang hewan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H saat ini mulai bermunculan ditepi jalan bahkan diantaranya diatas trotoar jalan.

Sementara itu, Ketua DKM Al’Islah KPR Wahana Indah BTN Cigugur H Mulyadi Hermawan didampingi sekertaris Aria Pranata mengatakan, menghadapi Hari Idul Adha pihaknya mengakomodir warga dengan pola ‘patungan’.Satu ekor Sapi oleh 7 orang dengan seharga Rp 24,5 juta. “Alhamdulillah sudah ada 3 ekor Sapi dan Insya Allah warga yang akan berqurban Domba menyusul”, pungkasnya.

Pola patungan Sapi qurban ini diikuti pula oleh DKM lainnya dan Yayasan Siti Fatimah di Kelurahan Purwawinangun. (H WAWAN JR)

 

Categories: Ekonomi,Regional

dialogpublik.com