Tiga Peradaban Runtuh oleh Keluarga yang Didasari Iman

Dialogpublik.com,- Ketua Baznas Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi menjelaskan bahwa keluarga lebih penting dari pada peradaban. Sejarah membuktikan tiga peradaban besar di dunia runtuh oleh keluarga yang didasari iman.

“Keluarga Nabi Ibrahim Mengalahkan Tiga Peradaban Besar Dunia Melalui Iman, bukan oleh kekuasaan,” ujarnya saat khutbah Idul Adha di Masjid Al -Mumtazd Cimaung, Kabupaten Bandung, Rabu (27/5/2026).

“Kaum Ad memiliki kekuatan, Tsamud memiliki teknologi, Fir’aun memiliki kekuasaan. Namun keluarga Ibrahim memiliki sesuatu yang lebih besar, yaitu ketundukannya kepada Allah.” imbuh Yusuf.

Menurutnya, berkurban tidak sekedar memotong hewan saat perayaan Idul Adha, tetapi itu pendidikan jiwa karena yang disembelih bukan hanya sapi dan kambing tetapi juga kesombongan, keserakahan, sifat egois, pelit serta ketidak pedulian sosial.

“Memotong hewan kurban itu hanya simbol. Yang terpenting menyembelih hawa nafsu,” tuturnya.

Menurutny, keluarga Nabi Ibrahim merupakan model keluarga ideal, karena dibangun di atas pilar ketaatannya kepada Allah Ta ‘ Ala, ikhlas serta anak yang berbakti pada orang tua, yakni Nabi Ismail AS.

“Ketika ayah, ibu dan anak bertemu dalam keimanan, lahirlah keluarga yang mampu melewati ujian sebesar apa pun.” ujarnya.

Sementara itu, Yusuf mengaku prihatin karena di jaman modern seperti sekarang ini, manusia sering mengukur kemuliaan dengan harta, jabatan, popularitas dan kekuasaan.

“Padahal Al-qur’an mengajarkan bahwa semua itu hanyalah ujian. Dan tidak semua yang kaya dimuliakan, tak semua yang miskin dihinakan. Yang membedakan manusia di hadapan Allah adalah ketakwaannya,” tutur Yusuf.

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa kurban sejatinya adalah menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang sedang berjuang menjalani kehidupan.

Untuk itu, Yusuf mengajak warga Kabupaten Bandung untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, mau berbagi serta menghidupkan zakat, infak, sedekah dan kurban. (nk)