Ali Syakieb : Peringatan Sumpah Pemuda Jadi Tonggak Kebangkitan Pemuda

CALON Wakil Bupati (Cawabup) Bandung, Ali Syakieb berharap, peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya seremonial, tetapi harus menjadi tonggak kebangkitan para pemuda, khususnya di Kabupaten Bandung.

” Oleh karena itu, saya mengajak anak-anak muda terutama kaum milenial dan gen Z agar berperan dan berkontribusi aktif dalam pembangunan di Kabupaten Bandung,” dalam keterangannya, Senin (28/10/2024)

Selain itu, Ali Syakieb juga mengajak generasi milenial agar melek politik dan dapat berkontribusi dalam membangun Kabupaten Bandung yang lebih baik di masa depan.

“Sudah waktunya bagi milenial dan gen Z ambil bagian dan berpartisipasi aktif dalam dunia politik untuk menciptakan perubahan yang lebih masif, baik bagi diri sendiri maupun untuk pembangunan Kabupaten Bandung ke depan,” katanya.

Oleh karena itu, aktor tampan yang membintangi banyak judul sinetron ini, mengajak para pemuda untuk tidak bersikap cuek atau apatis terhadap dunia politik, khususnya di Pilkada Serentak 2024.

Sebab, kata Ali yang berpasangan dengan Cabup petahana Dadang Supriatna, suara milenial dan gen Z yang berada di kisaran 56 persen dari total pemilih, akan menentukan masa depan Kabupaten Bandung.

“Kita enggak harus jago politik, tapi setidaknya kita mengerti dan tahu politik. Biarin aja yang jago-jago mah para politisi senior. Gunanya untuk apa? Agar kita tahu mana yang terbaik untuk diri kita dan mana yang terbaik untuk Kabupaten Bandung,” ujar Ali Syakieb.

Bintang sinetron “Janji Suci” itu menyebut, dengan melek politik, anak-anak muda dapat memilih calon pemimpin mereka dengan mendasarkan pada track record atau rekam jejak calon, kinerja dan prestasi, kebermanfaatan program yang digulirkan untuk masyarakat, serta visi misi dan program calon pemimpin.

Dengan begitu, kaum milenial dan gen Z tidak akan tertipu oleh calon-calon yang cuma omon-omon dan umbar janji, modal tampang dan popularitas serta tidak punya gagasan maupun visi misi yang jelas dalam memimpin Kabupaten Bandung ke depan.

“Milenial dan gen Z sudah saatnya mengerti dan selektif dalam memilih calon pemimpin. Lihat mana yang jelas kinerjanya, yang punya program jelas untuk anak muda. Mana yang terbaik untuk pembangunan Kabupaten Bandung. Semua itu ada di pasangan Bedas,” ungkap Ali Syakieb.

Saat ini, lanjut dia, masyarakat bisa melihat dan merasakan langsung berbagai program yang digulirkan Dadang Supriatna, seperti program insentif guru ngaji, BPJS gratis, pinjaman tanpa bunga dan agunan, pembangunan 5 RSUD dan puluhan sekolah baru hingga pembangunan infrastruktur jalan yang mulus di mana-mana.

Tak hanya itu, Cabup Dadang Supriatna juga sukses meningkatkan APBD Kabupaten Bandung dari awalnya Rp 4,6 triliun, menjadi Rp 7,4 triliun dan PAD Kabupaten Bandung dari awalnya Rp 960 miliar menjadi Rp 1,4 triliun hanya dalam waktu 3 tahun.

“Ali sebagai wakil dari milenial dan gen Z hanya ingin menegaskan, sudah saatnya kita tidak lagi sebagai penonton, tapi juga penentu kemenangan, karena jumlah anak muda di atas 50 persen,” tegas Ali Syakieb.

“Gen Z dan milenial itu harus kita rangkul. Harus kita ajak sharing, ajak ngobrol. Kita harus kasih pengertian ke mereka. Karena program-program yang dibawa Kang DS sangat bagus dan bermanfaat, ” sambungnya.

Ali Syakieb yang memiliki istri orang Pangalengan ini optimistis, generasi milenial dan gen Z Kabupaten Bandung akan tumpah ruah mendukung paslon nomor urut 2 dan menjadi kunci kemenangan pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb pada 27 November nanti. (nk).