FRAKSI PKB DPRD Kabupaten Bandung mendukung upaya Pemda yang berupaya untuk menciptakan 35 ribu pengusaha baru di Kabupaten Bandung.
Langkah itu untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bandung. ” Sebagai anggota dewan saya akan terus mensuport program kerja Bupati Bandung, khususnya yang berpihak kepada masyarakat,” jelas Ketua Fraksi PKB , Hj Renie Rahayu Fauzi melalui WhatsApp-nya, Kamis (4/5/2023).
Oleh karena itu, melalui pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan jaminan. Program tersebut ujar Renie, selain untuk mengeliminir gerak bank emok juga membantu permodalan para UMKM, terutama yang terdampak pandemi covid 19.
Dia berharap, upaya Pemkab Bandung meningkatkan perekomian rakyat, akan berdampak pula pada meningkatnya daya beli masyarakat Kabupaten Bandung.
Legislator PKB ini berharap, hari jadi ke – 382 Kabupaten Bandung jadi momen penting dalam upaya mewujudkan Bandung Bedas.
Terutama untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Bandung melalui pentahelix, yaitu hadirnya peran pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat dan media.
“Kita tahu bahwa Pak Bupati Bandung sesuai dengan visinya adalah ingin mewujudkan Kabupaten Bandung Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera),” katanya.
Renie mengungkapkan, H.Dadang Supriatna menjabat Bupati Bandung baru menginjak tahun kedua, tepatnya 26 April kemarin, tetapi pembangunan di Kabupaten Bandung sudah ada peningkatan termasuk pelayanan pada masyarakat.
“Yang menjadi perhatian kita dari keberhasilan Pak Bupati Dadang Supriatna itu, di antaranya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung yang semula Rp 960 miliar pada 2021 mengalami peningkatan di 2022 menjadi Rp 1,237 triliun,” ujarnya.
Dengan meningkatnya PAD bukti ada keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bandung, dengan pentahelixnya.
“Saya melihat banyak program Bupati Bandung yang sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Selain program guru ngaji dengan sasaran 17.000 ustadz/ustadzah ditambah 4.000 marbot yang mendapat perhatian Pemkab Bandung,” ujarnya.
Selain itu, untuk membantu masyarakat Bupati memanfaatkan dana insentif daerah (DID) untuk pengadaan pangan yang langsung dibagikan kepada puluhan ribu warga di Kabupaten Bandung.
“Pak Bupati berkeliling ke kecamatan-kecamatan menemui ribuan ojek pangkalan untuk membagikan paket sembako pada mereka,” ujarya.
“Ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pak Bupati Bandung kepada para pengemudi ojek pangkalan di Kabupaten Bandung,” sambung Renie. (nk).










