Target 100 Emas di Porda Jabar Terancan Gagal

Dialogpublik.com,- Target Kabupaten Bandung untuk meraih 100 emas pada Pekan olahraga daerah (Porda) XV Jawa Barat terancam gagal.

Hal itu terungkap pada rapat kerja komisi D DPRD Kabupaten Bandung dengan beberapa cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan KONI Kabupaten Bandung di Soreang, Kamis (9/4/2026).

Dalam rapat kerja dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dr Cecep Suhendar, para ketua cabor mengeluhkan kebijakan pengurus KONi yang dinilai merugikan.

Menurutnya, selain tidak ada dana pembinaan Ketua KONI mengatakan bahwa cabor yang tidak meraih 4 medali emas pada Porda sebelumnya jika ingin ikut tanding di pesta olahraga dua tahunan tersebut harus dengan dana sendiri.

Padahal saat babak kualifikasi (BK) banyak cabor yang raihan medali emasnya rata-rata di atas tiga. Jika melihat hasil BK kemungkinan di Porda nanti raihan emas bisa lebih dari 100 medali.

Tetapi jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, kemungkinan besar medali emas yang akan diperoleh cuma 35, karena banyak cabor yang tidak bisa latihan akibat tidak memiliki dana.

Sementara itu, Cecep berjanji akan segera memanggil pengurus KONI Kabupaten Bandung untuk menjelaskan duduk persoalan yang terjadi sebenarnya.

“Nah tentunya ini saran saya dan sebagai ketua komisi D, minta pengurus KONI segera mensolidkan, berkomunikasi dengan para cabor,” ujarnya.

Kemudian transparan terhadap semua keadaan yang ada, baik kaitan dengan target, kaitan dengan anggaran, dan hal apapun sehingga cabor merasa diperhatikan.

Cecep menilai, persoalan yang dialami para cabor akan berpengaruh terhadap target raihan 100 medali emas pada Porda 2026.

” Target kita emasnya kan 100 Itu target ketua KONI, target bupati, termasuk target dewan,” ungkap Cecep.

Dia mengatakan, aksi dari para Cabor itu merupakan hal positif untuk mengevaluasi keberadan KONI. “Jadi saya menilai positif dan baik bahwa sebelum terjadi, ini ada info-info yang bisa menghalangi pencapaian 100 medali emas,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya menyarankan agar para pengurus KONI segera kuatkan barisan, ajak komunikasi cabor, sampaikan semua permasalahan dengan transparan.

Cecep berjanji akan kembali menggelar rapat kerja dengan mengundsng KONI dan Dispora Kabupaten Bandung. (nk)