DITENGAH Pandemi Covid 19, Presiden RI Joko Widodo membagikan, sekitar 5000 sertifikat di Kabupaten Bandung. Kegiatan itu dilakukan secara virtual, Senin (9/11/2020) di Gedung Sate, Pemprov Jawa Barat.
Untuk melaksanakan Protokol kesehatan (Prokes) acara tersebut diwakili 15 orang perwakilan dari Kabupaten Bandung, sedangkan 5 orang perwakilan lainnya mengikuti acara pembagian sertifikat itu di Gedung Moh.Toha, Komplek Pemkab Bandung, Soreang.
Presiden Jokowi berharap, masyarakat yang menerima sertifikat gratis itu, harus bisa menjaga dan menyimpannya baik-baik, jangan sampai rusak apalagi hilang. Karena sertifikat tanah merupakan tanda bukti hak kepemilikan tanah.
”Kepastian hukum atas tanah tersebut sudah jelas terjamin, untuk itu bila tanah mau diaggunkan agar dipikirkan secara matang. Misalnya untuk penambahan modal dan meminjam ke Bank, jangan sampai menjadi kredit macet, karena tanah bisa disita, “ ujar Jokowi.
Kepala ATR/BPN Kabupaten Bandung, Hadiat Sondara Danasaputra, SH., MH mengatakan, pembagian sertifikat tanah tersebut merupakan hasil program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) tahun 2020 yang tersebar di 11 desa di tiga kecamatan.
Hadiat menyebutkan untuk target peta bidang tanah tahun ini, sebanyak 22.100 bidang sedangkan target untuk menjadi sertifikat sebanyak 21.100 bidang.
“Insya Alloh untuk target seratus persen penyelesaian sertifikat tahun ini pada Nopember 2020,sehingga pada Desember seluruh masyarakat pemohon dapat menerima sertifikat secara gratis.“ ujar Hadiat.
Untuk tahun 2021 target program PTSL mengalami kenaikan yang signifikan yakni dari 92.000 bidang tanah diharapkan terbit 110.000 sertifikat.
Jumlah tersebut ujarnya, tersebar di 32 desa meliputi 4 kecamatan, yakni Kecamatan Pacet,Paseh, Ibun dan Kecamatan Cikancung.(nk)










