Kripik KUTANG Dari Purwakarta Mewakili Pemprov Jabar di Hari Pangan Sedunia

KEBERUNTUNGAN nampaknya sedang berpihak kepada pelaku usaha panganan ringan Keripik KUTANG (Kulit Tangkil) dari Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.

Pengusaha panganan ringan dengan merk kripik Kutang, Rini Juniawati ini masuk dalam binaan bidang UKM dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta dan menjadi salah satu perwakilan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (DKUK) Provinsi Jawa Barat pada hari pangan se-dunia.

Panganan kripik KUTANG akan disertakan mengikuti pameran Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 yang akan diselenggarakan dilapangan MTQ, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara pada tanggal 2-5 Nopember 2019 mendatang.

Kabid Usaha Kecil Menengah (UKM) pada Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Purwakarta, Ahmad Nizar mewakili Kepala Dinas DKUPP Kab. Purwakarta, Dra. Hj. Karliati Juanda, MM merinci Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) bidang UKM DKUPP Kabupaten Purwakarta yaitu melakukan pemberdayaan UMKM, pengembangan, kemitraan dan promosi UMKM yang ada di Kabupaten Purwakarta.

“Ditupoksinya kan ada pembinaan dan perkuatan UMKM, baik bagi yang baru memulai usaha atau pun yang sudah berjalan. Ini yg harus ditingkatkan dari banyak sisi tentang usaha,”kata Ahmad Nizar memaparkan bidang tugas garapannya.

Ditempat terpisah, Bupati Purwakarta, Hj. Anne Ratna Mustika, SE yang ditemui dilingkungan perkantoran Pemkab Purwakarta, Jumat (20/9/2019) pagi menegaskan bahwa pihaknya komit membantu pengembangan UKM.

Menurut Ambu Anne, sebagai bukti komitmen Pemda Purwakarta terhadap pengembangan pelaku usaha UKM, Ambu Anne menganggarkan pada anggaran perubahan APBD bulan Oktober 2019 disiapkan bantuan sebesar Rp.850 juta untuk 17 pelaku usaha UKM binaan di Dinas KUPP.

“Pemda telah menyiapkan anggaran Rp.850 juta untuk 17 pelaku UKM. Setiap pelaku UKM akan mendapat bantuan sebesar Rp.50 juta dalam bentuk peralatan yang dibutuhkan sebagai penunjang usaha mereka disesuaikan dengan bidang usahanya,”ungkap Ambu Anne.

Bupati Ambu Anne sangat mengapresisasi kepada pelaku usaha kecil menengah yang kreatif dan inovatif dalam bidabg pengembangan usahanya.

“O…ya itu panganan ringan Kripik KUTANG memang namanya unik ya sehingga orang gampang mengingatnya. Ini bisa jadi contoh pengusaha lain agar selalu kreatif dan inovatif dalam pengembangan promosinya,”kata Ambu Anne.

Ambu Anne juga mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Jabar yang sudah memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha kecil di Kabupaten Purwakata.

“Kalau ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat saya mengucapkan terimakasih. Ini sebagai motivasi, dorongan khususnya produk kripik KUTANG, yang mewakili dari Kabupaten Purwakarta. Diharapkan kedepannya lebih baik lagi jika nantinya menjadi usaha berskala besar dan mampu menyerap tenaga kerja,”demikian harapan Bupati Purwakarta, Ambu Anne.

Kita sangat mendukung para pelaku usaha kecil yang kreatif dan inovatif memperlakukan usahanya. Kita juga akan mendirikan galeri sebagai tempat promosi para pelaku usaha memasarkan dagangannya.(jainul abidin)

Categories: Ekonomi

dialogpublik.com