Kembangkan Perkebunan Aren Jadi Agrowisata

RATUSAN bibit pohon aren ditanam di kawasan Curug Tilu, Cipelah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Diharapkan, perkebunan aren itu menjadi tempat agrowisata.

“Selama ini para petani di Rancabali mendapatkan penghasilan tambahan dari budi daya pohon aren. Kita akan kembangkan areal perkebunan aren ini menjadi kawasan agrowisata,” jelas Bupati Bandung, H Dadang M Naser usai menanam bibit aren di Cilepah, Minggu (9/2/2020).

Dadang didampingi Ketua DPRD, H.Sugianto menjelaskan, untuk tahap awal berencana menambah luas perkebunan aren hingga 100 hektare. Lahannya akan disiapkan, sebagian dari lahan perkebunan teh, bisa juga bekerjasama dengan PTPN 8 dan Perhutani.

Budi daya aren tambahnya, banyak manfaatnya, selain bisa jadi gula aren atau gula merah, niranya atau air lahang bisa diminum. Ijuknya bisa digunakan untuk budidaya ikan lele, serta buahnya jadi manisan kolang kaling.

Dari pohonnya bisa menjadi bahan tepung kanji, ranting daunnya untuk bahan sapu lidi, bahkan serabutnya dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan atap rumah. Pohon aren merupakan tanaman keras, sehingga mampu meminimalisir longsor dan berfungsi sebagai resapan air.

“Karena banyak manfaatnya, kita akan kembangkan perkebunan aren ini, terutama di lahan-lahan kritis,”imbuhnya.

Di Kabupaten Bandung tambahnya, perkebunan aren ini bukan di Rancabali saja. Tapi juga ditanam di Kecamatan Paseh, Cilengkrang, dan Cimenyan.

Sementara Sugianto berharap, Cipelah dapat menjadi salah satu icon Kabupaten Bandung, sebagai wilayah penghasil Gula Aren terbesar di kabupaten dengan 31 kecamatan tersebut.

” Fasilitas yang ada saat ini, khususnya sarana tranfortasi bisa menunjang jika Cipelah dijadikan tempat wisata, meski dibeberapa titik masih perlu perbaikan.(nk)

Categories: Ekonomi,Regional

dialogpublik.com