Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Di Kuningan Bertambah Lagi

KASUS terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kuningan dari hari kehari jumlahnya selalu bertambah meskipun kenaikannya masih hitungan jari. Seperti update data yang ada di Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kuningan, hingga 12 November 2020, tercatat kasus terkonfirmasi 888 orang, discarded 812, karantina 59 dan meninggal 17 orang. Hal itu dikatakan ‘jubir’ Crisis Centre Percepatan Penanganan Covid-19 Kuningan Agus Mauludin, saat di konfirmasi melalui washup, Kamis (12/11/2020).

Data selengkapnya sbb : Suspek sebanyak 2.342 orang, discarded 2.282 orang, masih karantina 60 orang.Menyusul Rapid positif 337 orang, masih karantina 42 orang, sembuh rapid positif 278 orang, meninggal dunia rapid positif 3 orang, rapid positif menjadi konfirmasi 3 orang, serta suspek meninggal dunia 1 orang.

Sedangkan kasus probable sejumlah 25 orang, discarded 19 orang, probable rapid positif 8 orang, meninggal dunia 6 orang. Kontak erat sebelumnya Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 1.123 orang, discarded 1.085 org dan masih karantina 38 orang.

Sementara itu, Desa Datar Kecamatan Cidahu terpaksa harus disemprot disinfektan oleh UPT Damkar, akibat dua orang warganya terkonfirmasi Covid-19.

Kepala UPT Damkar Pol.PP Kuningan Mh Kadafi Mufti, mengungkapkan bahwa, penyemprotan dilakukan oleh 7 personil mulai pukul 09.00 – 12.00 WIB menggunakan 1 Unit mobil ‘Randis’ dengan menghabiskan 9.000 liter disinfektan.

Kawasan yang disemprot antara lain, Kantor Desa Legok, halaman SDN 1 dan SDN Legok, masjid Jami Desa Legok, halaman masjid MIS Miftahul Shofi, lingkungan dusun setempat dan jalan raya Cidahu-Legok sepanjang 10 KM, terutama disekitar dua rumah yang terpapar Covid-19.

“Penyemprotan itu dilakukan atas permohonan Kepala desa Legok Ateng, dengan tujuan untuk pencegahan penularan Covid-19, disekitar lingkungan desa”, ujarnya.

Guna meminimalisir penyebaran Covid-19, masyarakat dihimbau, agar mengikuti anjuran pemerintah terkait penerapan sosial distancing dan protokol Kesehatan.

“Patuhi 3 M, memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak dan masyarakat berperan aktif melawan pandemi Covid-19”, pungkas dia. (H WAWAN JR)