Guru SMA Negeri 1 Bungursari, Purwakarta Terpilih Mengikuti Pelatihan Small Scale Chemistry di Thailand

BUKTI bahwa guru dan dosen dari Indonesia tidak kalah cerdas dengan tenaga pendidik dari negara lain di kawasan Asia Pasifik benar adanya.

Dan khusus untuk guru dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat salah satunya terpilih bersama 10 guru dan dosen lainnya dari seluruh Indonesia yang dikirim mengikuti pelatihan Small Scale Chemistry di Bangkok, Thailand.

Guru bidang study kimia yang mengajar di SMAN 1 Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat itu bernama Nurul Cholis, S.Pd. Dia terpilih mengikuti pelatihan di negara gajah Bangkok,Thailand, disponsori oleh Bangkok Bank dan DOW Chemical Company.

Peserta yang hadir terdiri dari guru-guru terpilih dari Thailand, Myanmar, Cambodia, dan Indonesia.

Berikut daftar 10 guru dan dosen yang diikutsertaka pelatihan
1. Muhamad Imaduddin: Institut Agama Islam Negeri Kudus
2. Nurul Cholis: SMA N 1 Bungursari
3. Tuti Alawiyah: SMAN 1 Dramaga, Kab. Bogor
4. Fiud Khodriah: SMAN 10 Bekasi
5. Sri Supatmi: SMA Santo Yakobus
6. Muhammad Ridwan: MAN 9 Jakarta
7. Rury Nabia: SMAN 1 Cileungsi
8. Laurensia: MAN 3 Jakarta
9.Dyah Budi Utami: SMAN 4 Tambun Selatan, dan
10. Ipo Darliyanti: SMAN 1 Ciomas.

Pada hari pertama, peserta diberikan pelatihan di Asia Hotel, Bangkok. Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Prof. Supa Hannongbua selaku ketua Chemical Society of Thailand. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan DOW Chemistry Academy oleh Prof. Supawan Tantayanon selaku Director of DOW Chemistry Classroom.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan Pelatihan Small Scale Chemistry dan diskusi kelompok, mempelajari dan meningkatkan kemampuan kegiatan mendemonstrasikan dari beberapa percobaan yang terpilih, lalu hasil diskusi dipresentasikan.

Sesi kedua diisi dengan kegiatan serupa dengan tema “Designing the experiments based on egg shell” dengan diskusi masing-masing kelompok. Lalu memperkenalkan alat media pembelajaran berupa perlengkapan model molekular kimia.

Tidak hanya itu, 10 guru terpilih tersebut berkesempatan mengikuti Pure and Applied Chemistry International Conference (PACCON) 2019 pada hari kedua. Pada hari yang sama, peserta mengikuti IUPAC 100 Women’s Global Breakfast. Lalu peserta berkesempatan mengikuti Small Scale Chemistry Workshop 2019 oleh Prof. Jorge Ibanez dari Universidad Iberoamericano, Mexico dan Prof. Supawan Tantayanon dari Chulalongkorn University.

Pada hari ketiga, peserta berkesempatan untuk melakukan observasi kepada siswa Chulalongkorn Demonstration School.

Selanjutnya, peserta melakukan kunjungan ke gedung Bangkok Bank dan bertemu dengan presiden dari Bangkok Bank. Di Bangkok Bank, peserta disambut oleh manager dari Bangkok Bank lalu ada presentasi Project Small Scale Chemistry oleh Prof. Supawan. Prof. Supawan menjelaskan bahwa project ini dibiayai oleh Bangkok Bank hingga 2021, sehingga dua tahun kedepan setiap peserta dari masing-masing negara akan hadir kembali ke Bangkok, Thailand, untuk mengikuti pelatihan ini.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bungursari, Hj. Reni Nuraeni, M. Pd ketika dihubungi dialogpublik.com , Senin (9/9/2019) melalui sambungan telepon mengatakan dirinya sangat mendukung kegiatan guru yang aktif untuk pengembangan dan peningkatan kualitas diri guru.

“Diharapkan dampaknya terjadi meningkatnya kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Bungursari ini,”harap Kepsek Hj. Reni Nuraeni, M. Pd.(jainul abidin)

dialogpublik.com