Esensi Setiap Rabu Pegawai Pemkab Purwakarta Wajib Naik Angkutan Umum

Dialogpublik.com Bupati Purwakarta, Jawa Barat mencanangkan setiap hari Rabu seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta tanpa kecuali dari pejabat tinggi hingga pegawai paling bawah baik ASN maupun Non ASN wajib pergi ke kantor dan pulang dari kantor menggunakan angkutan umum.

Program ’Rebo Ngumum” sudah diuji coba beberapa pekan setiap hari Rabu itu dipertegas lagi oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein pergi pulang kantor menggunakan kendaraan umum pada apel pagi di halaman Pemkab Purwakarta dihadapan pejabat teras Pemda Purwakarta.

Alasan program yang diinisiasi langsung olehnya yang mewajibkan seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab Purwakarta untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan moda transportasi umum setiap hari Rabu, baik saat berangkat maupun pulang kerja.

“Ini bukan sekadar aturan seremonial atau pencitraan. Ada keringat dan harapan hidup para pengemudi angkutan umum yang kita pertaruhkan di hari Rabu,”tegas Om Zein menjawab ”nyinyiran” dan tantangan sebagian kalangan.

Manfaat Program Rebo Ngumum: Dari Efisiensi hingga Solusi Kemacetan

Pada awalnya, program Rebo Ngumum di Purwakarta dirancang untuk menjawab berbagai tantangan di lingkungan birokrasi. Menurut Om Zein bahwa ada beberapa target utama dari gerakan ini yakni:

* Efisiensi Anggaran dan Hemat BBM: Menekan pengeluaran operasional kendaraan dinas maupun pribadi milik ASN.

* Penyelamatan Lingkungan: Mengurangi emisi gas buang kendaraan yang memicu polusi udara di Purwakarta.

* Mengurai Kemacetan: Mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan-jalan protokol pada hari kerja.

”Di balik misi lingkungan tersebut, ada misi kemanusiaan dan ekonomi yang jauh lebih besar. Harapan Baru dan Kebangkitan Ekonomi Transportasi Lokal,”ujarnya.

Bagi sebagian orang, naik angkutan umum mungkin hanya sebuah pilihan alternatif. Namun, bagi para pengemudi angkot, ojek online (ojol), ojek pangkalan (opang), hingga taksi online, kehadiran para ASN sebagai penumpang adalah berkah luar biasa.

Program Rebo Ngumum dinilai sukses menghidupkan kembali nadi ekonomi sektor transportasi lokal yang belakangan sempat lesu.

Jenis Transportasi yang terdampak positif dari program ”Rebo Ngumum” ini, Angkutan Kota dan Angkutan Desa keterisian penumpang meningkat drastis di hari Rabu.

Demikian pula pada driver Ojol dan Taksi Online lonjakan orderan meningkat melayani para pegawai Pemkab Purwakarta pergi pulang kantor. Berkah juga dirasakan oleh para pengemudi Ojek Pangkalan (Opang), terutama akses penumpang di area yang tidak terjangkau rute utama.

“Ada harapan baru di hari Rabu bagi mereka. Rebo Ngumum adalah momentum kebangkitan para pengemudi kendaraan umum di Purwakarta. Ketika para pejabat mau turun dan duduk bersama warga di dalam angkot atau di motor ojol, di situlah empati kita sebagai pelayan masyarakat diuji,” papar Om Zein disambut tepuk tangan riuh peserta apel.

Ajakan untuk Konsisten Demi Kesejahteraan Warga

Menutup pidatonya yang menguras emosi, Bupati Purwakarta meminta seluruh kepala dinas dan pejabat pemda untuk menjadi contoh garda terdepan. Bupati tidak ingin program yang dicanangkannya itu bukan sebatas euforia, tapi berkelanjutan. Melalui ketegasan yang dibalut empati ini, Om Zein berharap Purwakarta bisa menjadi pelopor daerah yang sukses mengintegrasikan kebijakan lingkungan dengan peningkatan ekonomi rakyat kecil.

Bagi para pengemudi transportasi umum, hari Rabu kini bukan lagi hari biasa, melainkan hari penuh senyuman dan optimisme. (jab)