Duet Nony-Fathrah Gagal Meraih Emas di Filipina

DUET Fathrah Masum/Nony Krystianti Andilah  (Indonesia) gagal meraih emas  final cabor Biliar (Women) 9 Ball Pool Double  setelah ditaklukan pebiliar ‘tuan rumah’ Filipina Chezka Centeno/Rubilen Amit dengan score 0 – 7 di venue Biliar Hotel Tent Manila Selasa (10/12/2019) malam. Dengan hasil tersebut, duet Nony-Ifat harus puas menerima medali perak.

Sekjen PB Pobsi dan Technical Delegate Ir Robby  Suarly saat dihubungi lewat selulenya mengatakan,  pebiliar ‘tuan rumah’  Chezka Centeno/ Rubilen Amit, adalah lawan yang cukup berat, keduanya pemain terbaik Filipina yang meraih medali emas dan perak di nomor 10 ball dan 9 ball Sea Game 2019.

“Hal itu terbukti pada pertandingan tadi malam, keduanya berhasil mendominasi  permainan, Ini kemenangan yang tertunda dan pengalaman berharga kedepan”, katanya.

Tim Biliar INA tutur Robby, hanya bisa menyumbang 1 nedali perak dan 2 perunggu. Diharapkan pada SEA Games XXXI mendatang lebih baik lagi untuk meraih yang terbaik, imbuhnya optimis.

Terima kasih kepada Tim kontingen Indonesia yang telah mendukung kami, Kemenpora, NOC, Koni, CDM, Cluster Manager dan Timtim media.

“Salam semangat perjuangan Indonesia juara”, ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketum Pobsi Jabar Ir Rudy YB Kadarisman bahwa, perjuangan Nony dan Ifat sudah maksimal, teruslah berlatih dan tetap semangat untuk meraih prestasi terbaik pada Sea Game mendatang.

Terima kasih kepada WNI di Filipina maupun  masyarakat Indonesia di tanah air, yang telah memberi support dan doanya. Meski Nony/Ifat hanya meraih medali perak, tetap nenjadi kebanggaan bangsa Indonesia dan daerah asal Jawa Barat, terang Rudy saat diwawancarai lewat telpon genggamnya, Rabu (11/12/2019) pagi di Hotel Tent Manila Filipina.

Tim biliar hanya nampu menyumbang

1 Perak dari Fathrah Masum/ Nony Andillah – 9 ball double women.

1 Perunggu dari Ismail Kadir – 10 ball single men dan 1 Perunggu dari Angeline MT/Silviana Lu – 9 ball double women.

Hasil tersebut memang tidak sesuai  target tapi dibanding Sea Games 2015 dan. 2017 yang hanya mendapat 1 perunggu. Pada Sea Game 2019  masih lebih baik.

Dikatakan bahwa, dari 17 atlet yang diturunkan diantaranya 7 atlet muda dibawah 25 tahun sehingga sangat berpotensi untuk kedepan, papar Rudy. (H WAWAN JR)

dialogpublik.com