Dialogpublik.com,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar silaturahmi dan buka bersama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung di Resto Mawmie, Soreang, Rabu (28/3/2026)
Nampak hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua (Waka) Baznas 1 Ustaz Jamjam Erawan, Waka 4 H. Sarnapi, Ketua PWI Kabupaten Bandung Nung Susana dan perwakilan Mawmie Riyo Helmi.
KH. Yusuf menjelaskan, BAZNAS berfungsi untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan membuat pelaporan keuangan dengan baik.
“Prinsip BAZNAS adalah pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) agar aman secara syariah, aman regulasi dan aman NKRI,” katanya.
Kinerja BAZNAS Kabupaten Bandung, kata Yusuf, terus mengalami kenaikan baik dalam pengumpulun maupun pendistribusian.

“Dari pengumpulan di tahun 2023 yang awalnya sekitar Rp8 miliar lalu naik menjadi Rp12,5 miliar tahun 2024 dan tahun 2025 naik lagi menjadi Rp17,5 miliar,” ujarnya.
Sedangkan untuk program pendistribusian diberikan kepada lima bidang yakni pendidikan, kesehatan, Pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, dan kepedulian sosial (bencana).
“Penyaluran dana ZIS untuk komsumtif maupun produktif yakni pemberdayaan ekonomi seperti Z-chickken untuk ayam goreng, z-coffee berupa kopi dan z-cosmetik untuk pemberdayaan kaum ibu di bidang kecantikan,” katanya.
Bahkan, BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan program Mustahik investor yakni memberikan modal kepada masyarakat kurang mampu, namun dananya dititipkan dan dikelola pengusaha.
“Sistemnya seperti ada pengusaha yang menjadi induk lalu Mustahik menjadi kepanjangan tangannya,” papar Yusuf.(Nk)










