Dialogpublik.com,- Forum Komunikasi Anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung mendesak Kadin Jawa Barat untuk melalukan reaktivasi kepengurusan Kadin Kabupaten Bandung.
Demikian dikatakan koordinator Forum Komunikasi anggota Kadin Kabupaten Bandung, Adri Jumastopo,S.S di Soreang, Kamis (26/2/2026).
Dia menjelakan, selama ini Kadin Kabupaten Bandung vakum lebih dari satu tahun. Oleh karena itu, jelasnya, seluruh anggota Kadin menyampaikan pernyataan sikap dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama.
Menurut Adri, pertemuan itu menjadi momentum menyatukan sikap para pelaku usaha agar Kadin Kabupaten Bandung kembali memiliki kepengurusan yang sah secara legal formal.
“Untuk itu kami mendorong agar Kadin Jawa Barat segera memfasilitasi pembentukan kepengurusan Kadin Kabupaten Bandung sesuai aturan AD/ART dan peraturan organisasi,” imbuhnya .
Ia menjelaskan, masa bakti kepengurusan Kadin Kabupaten Bandung yang diketui Agus Ruslan telah berakhir sejak Desember 2024.
Sejak itu terjadi kekosongan kepemimpinan sehingga peran Kadin sebagai payung organisasi dunia usaha belum berjalan optimal.
Adri mengatakan, Kadin Kabupaten Bandung tidak dapat membentuk kepengurusan secara mandiri karena secara struktur merupakan bagian dari Kadin Jawa Barat. Seluruh proses reaktivasi harus memperoleh legitimasi dari tingkat provinsi dan pusat.
“Kadin kabupaten itu subordinat dari Kadin Jawa Barat. Legal formalnya harus diakui oleh Jawa Barat dan Indonesia. Tidak bisa berdiri sendiri tanpa mekanisme organisasi,” tegasnya.
Terkait muskab yang digelar pada tahun 2025, Adri menjelaskan kegiatan tersebut berlangsung ketika polemik kepengurusan di tingkat provinsi belum selesai, sehingga berisiko secara legal formal.
“Waktu itu masih ada konflik di Kadin Jawa Barat. Sekarang setelah kepengurusan provinsi resmi dilantik, ini saat yang tepat untuk membentuk Kadin Kabupaten Bandung secara sah,” katanya.
Sementara itu, dalam pernyataan sikapnya, forum menyambut pelantikan Almer Faiq Rusydi sebagai Ketua Umum Kadin Jawa Barat periode 2025–2030.
Forum menilai hal tersebut menjadi awal stabilitas organisasi dunia usaha di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Bandung.
Forum juga memberikan apresiasi kepada kepengurusan Kadin Kabupaten Bandung periode sebelumnya di bawah kepemimpinan almarhum Haji Agus Ruslan atas dedikasi dan pengabdiannya dalam memajukan ekonomi daerah.
Selain itu, forum juga menyebut Kadin memiliki peran strategis sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tanpa kepengurusan definitif, fungsi tersebut dinilai belum dapat berjalan maksimal.
“Kami berharap Kadin Jawa Barat segera memfasilitasi penunjukan pelaksana tugas atau persiapan Musyawarah Kabupaten sesuai aturan organisasi. Kami siap mengawal proses ini agar berjalan transparan dan sesuai ketentuan,” tuturnya. (nk)










