Dialogpublik.com, Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung resmi menjalin kerja sama dengan perusahaan konstruksi asal Jepang, ROY Co., Ltd., melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Senin (23/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula BJB Corner, Gedung B Lantai 1 USB YPKP ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang teknik sipil.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi sebelumnya yang telah dibangun USB YPKP bersama mitra Jepang, Indonesia Research Institute Japan (IRIJ), pada Desember 2025. Saat itu, ROY diperkenalkan sebagai mitra potensial yang membawa perspektif industri global serta praktik kerja berbasis standar Jepang.
Rektor USB YPKP, Dr. H. Didin Saepudin, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan globalisasi. Menurutnya, dunia pendidikan tinggi dituntut menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan industri.
“Kerja sama ini sejalan dengan tuntutan persaingan di era globalisasi yang memerlukan kualitas SDM yang kompeten dan profesional untuk menghasilkan sistem pendidikan tinggi yang bermutu,” ujarnya dalam sambutan kegiatan.
Rektor USB YPKP menambahkan, penguatan mutu pendidikan dapat dilakukan melalui pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi riset internasional. Langkah tersebut dinilai mampu memperluas jejaring perguruan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing lulusan, khususnya di bidang teknik sipil.
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama akademik, Program Studi S1 dan S2 Teknik Sipil USB YPKP juga memperoleh hibah untuk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Hibah tersebut mencakup donasi pembelian bibit pohon buah di Kawasan Bandung Utara sebagai upaya pemulihan kondisi lingkungan sekaligus membantu petani kurang mampu di wilayah tersebut. Program ini diharapkan menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi riset dan pengabdian berbasis kebutuhan lokal.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor USB YPKP dan Presiden ROY, Ryuji Oishi. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan riset lintas-disiplin, peningkatan publikasi internasional, serta pengenalan budaya dan bahasa kedua negara dalam konteks pendidikan.
Dari pihak USB YPKP, kegiatan ini turut dihadiri Ketua Badan Pengawas Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (YPKP) Ir. H. Hendra Garnida, MT, para wakil rektor, dekan, serta pimpinan Program Studi Teknik Sipil. Sementara dari pihak ROY hadir sejumlah perwakilan perusahaan yang menyaksikan prosesi penandatanganan.
Usai seremoni, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama puluhan mahasiswa Teknik Sipil USB YPKP. Diskusi mengangkat tema minat generasi muda terhadap dunia konstruksi serta peluang karier internasional.
Dalam sesi tersebut, Ryuji Oishi menyoroti tantangan regenerasi di sektor konstruksi. “Anak muda sekarang tidak terlalu berminat pada sektor pembangunan. Di perusahaan kami ada 400 anak muda, dan kami menganggap mereka sebagai keluarga,” ungkapnya.
Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi seputar teknologi konstruksi mutakhir, peluang magang internasional, hingga budaya kerja di Jepang. Diskusi berlangsung secara interaktif dan mendapat respons positif dari peserta.
Menutup rangkaian acara, Rektor USB YPKP kembali menekankan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi era disrupsi. “Harus lincah dan mudah beradaptasi di era disrupsi untuk menghasilkan lulusan SDM yang berdaya saing unggul,” tegasnya.
Melalui penandatanganan MoU ini, USB YPKP dan ROY sepakat membuka ruang kolaborasi berkelanjutan yang diharapkan memberi manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan internasional di bidang konstruksi.










