Dialogpublik.com, Setelah menjabat selama belasan tahun, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bandung, Muhamad Hairun akhirnya ke luar dari sangkar dan menyerahkan jabatannya pada dr Mulja Munadjat yang sebelumnya menjabat Dirut RSUD Cicalengka.
Peristiwa itu terjadi pada pelatikan dan pengambilan sumpah jabatan eselon 2 yang digelar Pemkab Bandung di Gd Moch.Toha, Soreang Jumat (20/2/2026) pagi.
Sementara Hairun diganjar Bupati Bandung, Dadang Supriatna menjadi Asisten Administrasi Umum menggantikan Erwin Rinaldi yang dirotasi menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Nina setiana, yang purna tugas.
Selain itu, dr.Yuli Irnawaty Mosjasari dilantik menjadi Dirut RSUD Otista menggantikan dr Yani Sumpena Muchtar yang kini dipercaya menjabat Dirut RSUD Cicalengka.
Sementara.Posisi Kadinkes yang sebelumnya diduduki Yuli kini dibiarkan kosong. Pejabat lainnya yang terkena rotasi, diantaranya Dicky Anugrah dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dari sebelumnya sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin).
Kedua, Mochamad Usman menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggantikan Erwin Rinaldi.
“Saya ucapkan selamat bekerja kepada para pejabat yang dilantik. Buktikan kemampuan saudara dengan menunjukkan integritas, profesionalisme, loyalitas, dedikasi, kerja sama, dan komitmen tinggi dalam mencapai prestasi kerja yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Dadang Supriatna, dalam sambutannya.
Menurutnya, dalam merotasi, mutasi dan promosi jabatan pihaknya berpegang pada tiga prinsip utama, yakni kompetensi, integritas, dan administrasi.
Untuk itu, momentum pelantikan menjadi bagian dari upaya memperkuat barisan, mempercepat langkah, dan memastikan seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu irama menuju visi “terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.
Dia mengayakan bahwa pelantikan ini cukup spesial karena bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Dadang Supriatna-Ali Syakieb sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2025-2030.
“Ke depan tantangan akan semakin berat. Saya minta jalankan kepercayaan dengan penuh tanggung jawab. Karena jabatan adalah amanah. Tanggung jawabnya bukan hanya kepada masyarakat, tapi juga kepada Allah SWT,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Dadang mengingatkan agar para pejabat maupun ASN untuk mengimplementasikan nilai ASN berakhlak dalam setiap langkah kerja, berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Nilai-nilai tersebut harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan. Selain itu, saya minta segera lakukan konsolidasi tinggalkan zona nyaman, berani mengambil langkah perbaikan, berinovasi dan responsif terhadap perubahan,” tuturnya.(nk)










