Yang Terlupakan Dari Insiden Kecelakaan Maut di Tol Cipularang KM 91

ADA yang terlewat dari pantauan ketika terjadi kecelakaan beruntun di Ruas Tol Cipularang KM 91, Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Senin (2 September 2019) lalu yang melibatkan 21 kendaraan dengan mengakibatkan setidaknya 9 orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan.

Hampir semua media baik televisi, media online dan media cetak serta medsos hanya memperlihatkan kesibukan petugas lain berkompeten. Padahal yang tak kalah penting dan krusial dilokasi keberadaan tim penyelamat anggota pemadam kebakaran dari Pemkab Purwakarta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, H. Wahyu Wibisono, S.Sos, M.Si ditemui usai Rapat Pimpinan (Rapim) di lingkungan kantor Pemkab Purwakarta, Selasa (10/9/2019) menjelaskan bahwa pihaknya – saat terjadi insiden kecelakaan maut di Tol Cipularang KM 91 itu – mengerahkan 4 unit mobil Pemadam Kebakaran dan 57 anggota terdiri tim resque, pemadaman dan penyelamatan.

“Saat itu dari pihak Kepolisian memberitahu dan meminta bantuan. Dan memang di dinas yang saya pimpin ada bagian resque dan penyelamatan serta penanggulangan bencana. Lokasinya juga masuk wilayah Purwakarta,”ungkap H. Wieby, demikian Kadis Damkar & PB biasa disapa.

“Dinas Damkar berada di lokasi mulai pukul 14.00 hingga pukul 20.00 Wib. Saat itukan ada kendaraan yang terbakar, jadi harus didinginkan,”kata Wieby. (jab)

dialogpublik.com