Work Shop Revitalisasi Kompetensi Pendidikan Di Era Disrupsi Mengalami Pergeseran

BUPATI Kuningan H. Acep Purnama,SH.,MH membuka Workshop secara Daring Berwawasan Kebangsaan “Revitalisasi Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Era Disrupsi” di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan Via Zoom Meet, di Command Center Kuningan, Senin (28/3/2022)

“Saya menyampaikan apresiasi dan berharap melalui acara ini, motivasi diri kita untuk maju dan berkembang sebagai ASN semakin kuat sehingga melahirkan sikap bela negara yang tinggi dan mampu mendorong kemajuan bangsa dan negara kita yang di mulai dari kemajuan Kabupaten Kuningan yang kita cintai ini, kata Bupati Acep Purnama dalam sambutannya.

Pada era disrupsi, pendidikan mulai mengalami pergeseran serta perubahan secara masif, baik dari sistem, administratif, maupun teknis. Terjadinya disrupsi membuat peran pendidik mulai tergerus, dan membuat pendidik tidak lagi menjadi elemen krusial dalam dimensi pendidikan, kemudian kegiatan pembelajaran pun sudah tidak terikat dengan ruang dan waktu.

“Akar dari sistem pendidikan konvensional kata Acep, mulai tercabut dan bertransisi menuju sistem pendidikan yang baru berbasis digital. Arus perkembangan teknologi dan informasi yang mengalir sangat deras dalam dunia pendidikan, menuntut tenaga pendidik melakukan pembaharuan dari sisi intelektual, interpersonal maupun keterampilan”

Dikatakan, pendidikan pada dasarnya bersifat maju dan dinamis, mengikuti perkembangan zaman dan peradaban manusia itu sendiri. Manusia tidak dapat menghindar dari terjadinya evolusi, ataupun revolusi zaman, karena hal tersebut adalah fenomena alamiah yang pasti terjadi, termasuk terjadinya era disrupsi saat ini.

Perubahan ini membuat keadaan tidak stabil dan tidak mudah diatasi dengan instrumen yang ada hari ini, secara paralel proses pendidikan mengalami kemajuan yang sangat pesat, baik dalam metode, media maupun target yang akan dicapai karena salah satu sifat dan keistimewaan dari pendidikan adalah bersifat maju. oleh karena itu, pendidik sebagai garda terdepan dalam pendidikan harus mampu beradaptasi dengan segala perubahan dan kemajuan tersebut.

“Tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki kompetensi atau skill yang relevan dengan kebutuhan zaman, sehingga pendidik tetap dapat mempertahankan eksistensinya. pendidik adalah kunci dalam keberhasilan sistem pendidikan yang ada, oleh karena itu dibutuhkan pengembangan sumber daya tenaga pendidik dan kependidikan dengan kualitas, keterampilan dan kompetensi dalam menghadapi era disrupsi” tutur Bupati Acep.

Pengembangan penting dilakukan setiap organisasi kerja, karena kebutuhan dalam iklim kerja terus berubah, oleh karena itu perlu dilakukannya pemutakhiran kemampuan SDM. “Keahlian individu harus dipersiapkan dipersiapkan bagi kepentingan pelaksanaan tugas dan fungsi asn yang akan datang untuk mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi tanpa direncanakan (unplanned change) atau (planned change) perubahan yang direncanakan, imbuh Acep. (H WAWAN JR).

dialogpublik.com