Warga Pancalang Kuningan Meninggal Terindikasi Covid-19

SEORANG warga Pancalang Kuningan hari ini Rabu (15/4/2020) meninggal di Rumah Sakit Linggajati Kab Kuningan, diduga terindikasi Virus Corona (Covid-19).

Meninggalnya warga Pancalang yang terindikasi Corona virus itu dibenarkan oleh dr Rinrin dan jenazah korban di-makamkan di TPU setempat.

Untuk memutus mata rantai Covid-19 ini, mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi agar tidak terpapar Virus Covid-19. Di himbau kepada segenap warga, agar tidak melakukan kunjungan ke wilayah Pancalang, tegasnya.

Sementara itu, Warga Kab Kuningan yang terinfeksi positif aktif Corona virus (Covid-19), saat ini tercatat 3 orang positif aktif dan 4 orang rapid positif.

Update data dari Crisis Centre Covid-19. Menurut Kalaka BPBD Kuningan Agus Mauludin, disela kesibukannya Rabu (15/4/2020) berdasarkan update data hari ini, dari total kasus 1.333 orang yaitu dalam proses (DP) 193 orang, selesai pengawasan (SP) 1.140 orang.

Dari data tersebut, diantaranya orang tanpa gejala (OTG) 17 orang proses pengawasan (Pp) dan 96 orang SP total OTG 113 orang. Sedangkan jumlah ODP dan PDP cenderung ada penambahan dengan rincian sbb : ODP 149 orang, 1 Rapid piositif, dan selesai pemantauan 1.041 total 1.163 orang. PDP tercatat 27 orang DPP, 30 orang SP jumlah total 57 orang.

Jumlah tersebut meningkat jika di- banding hari sebelumnya.Meningkatnya jumlah ODP dari hari ke hari itu, disinyalir tidak sedikit warga perantau yang pulang ‘mudik’.Banyaknya perantau yang mudik tersebut dibenarkan oleh Kadishub Kab Kuningan Drs Jaka Chaerul, saat diwawancarai Rabu (15/4/2020).

Berdasarkan data ‘ranmor’ yang masuk dari 6 titik Posko Siaga Terpadu, sejak 25 Maret -hingga14 April 2020 tercatat 11.867 ‘ranmor’ terdiri dari Bus besar, travel dan ‘ranmor’ lainnya, dengan jumlah penumpang sebanyak 65.951 orang. Hasil pemeriksaan suhu tubuh diantaranya ada 76 orang suhu tubuhnya 38″C. Sementara yang lainnya normal.

Kadis Kesehatan Kuningan Hj. Susi Lusiyanti, MM mengingatkan, untuk menaati Social Distancing tetap tinggal dirumah untuk memutus mata rantai Pandemi Covid-19, physical distancing selalu jaga jarak minimal 2 meter, selalu mencuci tangan pakai sabun, memakai masker jika keluar rumah dan karantina mandiri bagi yang memiliki riwayat perjalanan, himbaunya. (H WAWAN JR)