ANGGOTA DPRD Kabupaten Bandung, H.Uus Haerudin Firdaus menjelaskan, masih banyaknya masyarakat yang berlum tersentuh program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).
Selain itu, bantuan sosial (bansos) di dapil 6 pembagiannya kurang merata, bahkan tidak tepat sasaran.
” Waktu reses itu masyarakat menyampaikan aspirasi program rutilahu, bansos dan pembangunan infrastruktur yang belum merata,” jelas Uus di Soreang, Jumat (29/8/2025).
Menurut legislator PKS ini, di dapil 6 yang meliputi, Kecamatan Baleendah,Ciparay, Pacet dan Kertasari rutilahunya masih banyak. ” Itu bukti, kalau selama ini masih banyak masyarakat yang belum terakomodir program rutilahu,” imbuhnya.
Terkait yang rutilahu yang dilaksanakan selama ini, menurut Uus, kemungkinan selama ini dilaksanakannya di daerah lain. Yang jelas di dapil 6 rutilahunya relatif banyak.
Selain itu, jelasnya, masyarakat dapil 6 juga mengeluhkan soal bansos, khususnya ketahanan pangan. Karena, banyak masyarakat kurang mampu luput dari sentuhan program tersebut.
masih terdapat warga yang belum mendapatkan bantuan utamanya dari ketahanan pangan. Masalah inftastruktur, di dapil 6 banyak jalan bangunan sekolah yang kondisinya memprihatinkan.
” Sebagai wakil rakyat saya akan memperjuangan aspirasi mereka, terutama sarana dan prasarana pendidikan,” ujarnya.{nk)










