Usut Tuntas Kasus Pelemparan Batu Oleh Oknum Suporter PSGJ

PESIK Kuningan resmi  mengajukan Surat  pengaduan ke Asprov PSSI Jawa Barat, terkait intimidasi para suporter PSGJ dan pelemparan batu ke mobil Bus yang membawa rombongan Pesik usai laga di stadion Utama Bima Cirebon, Kamis (29/9/2022).

Surat pengaduan nomor 086/SPK/ PESIK/VIII/2022 tanggal 30 September 2022 Perihal Laporan Pengaduan Kekerasan oleh Suporter PSGJ Cirebon tersebut, dilayangkan ke Asprov PSSI Jawa Barat Cq. Komisi Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jabar, yang ditanda tangani Minijer Tim Abdul Haris, SH.

Dalam surat itu melaporkan adanya kejadian kekerasan terhadap Tim Pesik Kuningan, yang dilakukan oleh suporter PSGJ Cirebon saat pertandingan di stadion Bima Kota Cirebon, diluar pertandingan.

Dikatakan, seusai pertandingan Tim Pesik dikepung selam 2 jam di lapang oleh sekelompok oknum suporter PSGJ  sehingga tim Pesik tidak bisa keluar dari stadion Bima. Bahkan ditengah perjalanan di cegat dan dilempari batu oleh oknum suporter PSGJ Cirebon yang berakibat tim Pesik menjadi korban aksi suporter PSGJ.

“Pelemparan menggunakan batu oleh sekelompok suporter PSGJ diantaranya ada beberapa suporter yang membawa senjata tajam”, ungkap Haris, SH.

Selain itu kepemimpian wasit yang buruk dimana saat pertandingan berlangsung wasit menganulir gol ke 2 Pesik menit ke 15 babak kedua.

Dengan adanya insiden aksi penyerangan tersebut, Tim Pesik Kuningan mengajukan 5 tuntutan kepada Asprov PSSI Jabar cq. Komdis A PSSI Jabar, yaitu 1.Memberikan sanksi terhadap Tim PSGJ Cirebon, 2.memberi sanksi kepada wasit, 3.melaporkan tindakan tersebut kedalam ranah hukum pidana oleh Asprov Jabar

4. Memberikan ganti rugi kerusakan kaca mobil Bus Tim Pesik dan mobil official Tim Pesik nopol E 1420 YV jenis Xenia.

5. Memberikan berupa ganti rugi  materi dan materil sebesar Rp 25 juta. (H WAWAN JR)

dialogpublik.com