USB YPKP Bandung dan Indonesia Soken Lakukan Penandatanganan MoU

DALAM rangka peningkatan jumlah kerjasama riset yang bersifat multi dan lintas-disiplin dengan perguruan tinggi serta guna meningkatkan jumlah publikasi Internasional, Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung bersama Investor Indonesia Research Institute Japan (Indonesia Soken) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Aula bjb Corner, Gedung B Lantai 1 Universitas Sangga Buana Bandung, Jum’at (09/09/2022).

Hal itu pun dilakukan sejalan dengan tuntutan persaingan di era globalisasi yang memerlukan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, professional dan handal untuk menghasilkan sistem pendidikan tinggi yang bermutu.

Terlebih peran strategis diharapkan dapat dilaksanakan dengan sejumlah tantangan baik yang berasal dari internal maupun lingkungan eksternal.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, perguruan tinggi di Indonesia harus terus mengembangkan diri, meningkatkan kualitas dan relevansinya dengan cara menjalin kerjasama baik nasional maupun internasional.

Diungkapkan Rektor USB YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin, SE, M.Si. kerjasama ini bertujuan untuk pengembangan akademik pendidikan dengan memberikan peluang bagi pendidikan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Salah satunya, lanjut Didin, melalui pertukaran tenaga pendidik atau mahasiswa ke Jepang dengan demikian memperluas akses dan memperkuat jejaring antar perguruan tinggi nasional dan internasional.

“Kerjasama tersebut juga akan berdampak pada perluasan wawasan kebangsaan bagi sivitas akademika perguruan tinggi, meningkatan sinergi antara perguruan tinggi, meningkatkan efisiensi sumberdaya untuk pembelajaran dan riset, serta meningkatkan standar mutu perguruan tinggi melalui investor Jepang,” bebernya.

Disamping itu, dijelaskan Didin, USB YPKP Bandung memiliki mandat untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bermutu dan berkualitas di balik pendiriannya. Hal itu, sambungnya, demi menghasilkan lulusan dan pemimpin yang unggul dalam bidangnya.

“Harus lincah dan mudah beradaptasi di era disrupsi untuk menghasilkan lulusan SDM yang berdaya saing unggul. Bahkan USB YPKP pun menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dari pemerintah pusat, industri hingga kelompok masyarakat lainnya,” urainya.

Namun, ia menilai yang tidak kalah penting adalah upaya menjalin kerja sama dengan Investor Indonesia Research Institute Japan (Indonesia Soken) demi mendorong percepatan mutu pendidikan dan pengajaran serta riset di lingkungan USB YPKP Bandung.

Sementara itu, President Investor Indonesia research institute japan (Indonesia Soken) Mr. Kenji Asari, mengatakan, kedatangannya ke USB YPKP Bandung untuk melakukan penandatanganan kerjasama atau MoU di bidang industry dan pertukaran tenaga pendidik Jepang dengan Indonesia.

“Saya pun ingin mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi semua jajaran USB YPKP Bandung atas fasilitas dan jamuannya kepada kami,” ujarnya.

Begitu pula diharapkan, program kerjasama ini bisa memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan dengan pengenalan kultur, bahasa, dan budi pekerti antara Negara Jepang dan Indonesia.

Selain dihadiri Rektor Dr. Didin Saepudin, SE, M.Si., juga tampak Ketua Harian YPKP Ir. H. Hendra Garnida, MT, Wakil Rektor 1 Teguh Nurhadi Suharsono, ST, MT, Wakil Rektor II Bambang Susanto, SE, M.SI, Wakil Rektor III Nurhaeni Sikki S.A.P,M.A.P, juga Abdulrahman Khasbullah dari Kadin Jabar serta tamu undangan lainnya. (*)

dialogpublik.com