Tedi Kustiadi : Kerjasama PWI Kota Cimahi Dengan Dinas PUPR Perlu Ditingkatkan

KEPALA Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Dan Tata Ruang (Kadis PUPR) Kota Cimahi, Ir Metty, Janni (Sekdis), Kabid Binamarga Wilman dan Kabid Perumahan Deni menyambut kedatangan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cimahi Drs Tedi Kustiadi yang di dampingi Sekjen Laurent Lebuan, Bendahara Nino Turisno, Kesra Togap dan jajaran pengurus, diruang rapat Dinas PUPR Komplek Pemerintahan Kota Cimahi Jalan Rd Hardja Kusumah, Selasa (2/4/2019).

Ketua PWI Kota Cimahi Tedi Kustiadi dalam pertemuan, menyampaikan beberapa hal terkait dengan keberadaan PWI Kota Cimahi. Antara lain , mengajukan kerjasama dalam meningkatkan hubungan antara PWI Kota Cimahi dan Dinas PUPR Kota Cimahi, baik itu melalui berita berita maupun melalui iklan.

PWI cimahi“kami berharap Kerjasama PWI kota Cimahi dengan Dinas PUPR perlu ditingkatkan yang lebih baik lagi dari sebelumnya”, ujar tedi.

Menurut Tedi, Banyak wartawan sering memberitakan berita-berita buruk tentang PUPR tanpa koordinasi terlebih dahulu, kami siap membantu untuk menjembatani permasalahan tersebut dengan solusi lebih baik lagi.

Kadis PUPR, Ir. Metty menyambut baik kehadiran PWI Kota Cimahi, saat ini banyak pemberitaan-pemberitaan yang tidak sesuai, masalah kinerja Dinas PUPR dilontarkan secara tidak obyektif dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

“Dengan adanya jalinan kerjasama ini, semoga tidak ada lagi wartawan-wartawan yang memberitakan tidak berdasarkan fakta”, ujarnya.

Metty berharap kedepannya bila ada wartawan yang ingin menerbitkan pemberitaan baik pemberitaan kasus ataupun pemberitaan yang menyangkut kinerja Dinas PUPR, sebaiknya koordinasi terlebih dahulu, sehingga dalam pemberitaan tidak menimbulkan polemik atau berita hoaks.

Sementara itu, Sekdis PUPR Janni, mengatakan bila ada berita yang berkaitan dengan PUPR sebaiknya dikonfirmasikan terlebih dahulu, agar pemberitaannya betul pakta dan tanpa ada rekayasa.

“Bila ada hal-hal yang tidak berkenan, sebaiknya dirundingkan dan dikonfirmasikan terlebih dahulu, agar pemberitaannya betul-betul fleksibel dan tanpa rekayasa,” pungkas Janni.(Td)

dialogpublik.com