Target Kunjungan ke Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta sebanyak 3 Juta Wisatawan

TAMAN Air Mancur yang diklaim termegah di Asia ini dimiliki oleh sebuah Kabupaten di Jawa Batat. Tempat wisata yang sudah kesohor di seantero bumi pertiwi itu punya nama Sribaduga. Terletak dikawasan Situ Buleud, Jl. KK. Singawinata.

Sebagaimana diketahui, selama ini Taman Air Mancur Sri Baduga menjadi salah satu andalan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Purwakarta. Sejauh ini air mancur yang terletak di pusat kota ini menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan ke Purwakarta.

Bupati Purwakarta, Hj. Anne Ratna Mustika, SE mengatakan, wisatawan yang berkunjung ke wilayahnya terus meningkat setiap tahunnya. Air Mancur Taman Sribaduga, saat ini jadi andalan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

“Kami rasakan, bagaimana perekonomian masyarakat menjadi lesu dikala tak ada pertunjukan Air Mancur di kawasan ini,” ujar Anne.

air mancur
Air Mancur Sri Baduga (foto: ayopurwakarta.com)

Ia menjelaskan, saat ini jajarannya tengah merumuskan bagaimana supaya ketersediaan air di Situ Buleud bisa tetap terjaga meski di musim kemarau. Agar nantinya, pertunjukan air mancur bisa terus berlangsung setiap pekannya.

“Kalau air mancur beroperasi, perekonomian masyarakat turut berkembang. Misalnya, melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” jelas dia.

Bupati Anne menjelaskan, salah satu upaya yang sudah tergambar yaitu dengan cara mencari sumber air lain sebagai penyuplai ke Situ Buleud. Keedepan, sumber air yang digunakan untuk mengairi Situ Buleud, berasal dari tempat lain sehingga tidak mengandalkan saluran irigasi seperti sekarang.

“Bisa saja dengan pipanisasi. Yakni, dengan mengambil air langsung dari Waduk Jatiluhur. Tapi, upaya ini masih kami bahas,” jelas dia.

Menurutnya, dengan adanya sumber baru sebagai penyuplai air ke Situ Buleud, pertunjukan air mancur bisa terus beroperasi dalam kondisi cuaca apapun. Artinya, meski cuaca sedang kemarau, situ buleud tidak akan mengalami kekurangan air.

Bupati Anne menambahkan, di tahun 2020 ini pihaknya menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke wilayahnya bisa mencapai tiga juta pengunjung. Sebenarnya, target kunjungan wisatawan ini tidak muluk – muluk. Karena, berkaca pada 2019 lalu, dimana di tahun sebelumnya itu jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah ini bisa mencapai 2,8 juta pengunjung.

“Saya kira target kunjungan wisata sebanyak itu tidak muluk – muluk. Sudah kami hitung dan ini sangat rasional. Apalagi, di kita ada 62 destinasi wisata. Dengan banyaknya tepat wisata primadona, kami optimistis jumlah kunjungan wisatawan pun akan lebih meningkat lagi,” pungkasnya. (jainul abidin/hms)

Categories: Nasional,Ragam

dialogpublik.com