KETUA Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Bandung, Sugianto menegaskan, majunya Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) akan menjadi simbol bagi Partai Golkar.
” Untuk itu kami dukung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk maju pada Pilpres 2024 mendatang ,” jelas Sugih, biasa disapa, saat ditemui di DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Jumat (9/7/2021).
Sugih menyatakan, pihaknya akan fatsun terhadap keputusan partai dan mendukung penuh pada pencalonan Airlangga.
“Sebelumnya kan kita istirahat. sejak 1999, kita tidak punya presiden, yang ada mungkin pada saat Yusuf Kalla sebagai wakil presiden, selanjutnya kita kosong. Sebetulnya, Pak Airlangga harus muncul ke permukaan, supaya kami betul-betul punya pegangan,” ungkapnya.
Menurutnya, Airlangga sebagai sosok yang ideologis terhadap partai, tegas dan fokus.
Kebijakannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, mengarah kepada pemulihan ekonomi nasional dan masyarakat bisa sehat. Artinya bisa bangkit, baik dari sisi kesehatan dan ekonomi.
“Saya melihat Pak Airlangga tidak banyak bicara tapi banyak bekerja, orangnya pintar, gaya bicara, gagasan dan ide yang beliau lontarkan betul-betul cerdas. Beliau orang baik, tidak pernah mengusik orang lain, dan betul-betul membangun partai untuk kebesaran partai dan kemajuan Indonesia,” paparnya.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung ini mebuturkan, upaya yang dilakukan untuk memperkenalkan Airlangga pada publik, langkah awal melakukan konsolidasi partai ditingkat kecamatan hingga desa/kelurahan terlebih dahulu.
“Jadi kita awali dari internal Partai Golkar dulu, setelah itu sambil kita menunggu perkembangan Covid 19 di Kabupaten Bandung, kita mulai masuk ke masyarakat,” tuturnya.
“Sebagai anggota fraksi DPRD Kabupaten Bandung, ada kegiatan-kegiatan di lapangan, itu kesempatan kami (memperkenalkan Airlangga kepada masyarakat). Kita sudah bulat untuk mengendalikan DPD Golkar ini dalam rangka persiapan 2024,” sambungnya.
Menurut Sugih, amunisi untuk persiapan 2024 adalah mesin partai dan amunisi lain yang diolah oleh pusst. “Katanya, sedang dilakukan pembenahan mesin partai yang ada di Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Mengenai pendamping Airlangga untuk di Pilpres nanti, Sugih menilai, Kepala Staff TNI Angkatan Darat, Jendral TNI Andika Perkasa sebagai sosok yang tepat untuk mendampinginya.
“Karena Golkar itu punya sejarah dengan TNI, Golkar itu lahir dari TNI, saya cenderung jangan mengambil politisi, tapi ambil dari sosok birokrat terutama dari TNI,” pungkasnya. (nk)










