RENCANA Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kuningan memiliki visi Kuningan Maju Berbasis Desa (Makmur, Agamis dan Pinunjul Berbasis Desa) pada tahun 2023, merupakan konsef dan strategi Smart City Bupati H. Acep Purnama. SH., MH dan Wakil Bupati H.M Ridho Suganda. SH., M.Si untuk masa bakti 2018-2023. Demikian disampaikan Kadis Kominfo Kabupaten Kuningan Dr Wahyu Hidayah, M. Si dalam webinar terkait Kota Pintar di era digital, saat dikonfirmasi, Senin (26/07/2021).
Menurut Wahyu untuk mewujudkan Kuningan smart city, rintisan yang sudah dilakukan diantaranya, Pembangunan Command Centre, pemasangan CCTV publik, dan wifi publik (internet gratis) yang dipasang di ruang publik, taman, Rumah Sakit, terminal dan tempat umum lainnya.
“Smart city tingkat Kabupaten mustahil terwujud jika wilayah administrasi terkecil berupa Desa/Kelurahan tidak memiliki konsep smart village. Untuk itu, dirintis pembangunan Desa Digital dan Smart Village di Kabupaten Kuningan. Saat ini terdapat 8 desa digital dan 20 desa smart village,” katanya.
Dalam Webinar Political and Public Policy Studies (P3S) dan esensinews.com, yang bertajuk Smart City : Konsep dan Strategi Kepala Daerah di Indoensia, Sabtu (24/7/2021) sore.
Tujuan terbangunnya smart city dijelaskan Dr. Wahyu, adalah memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, lebih cepat, transparan dan terukur, sehingga diperlukan aplikasi berupa sistem informasi untuk mendukung proses pelayanan yang lebih baik tersebut.
Untuk itu dia mengatakan, beberapa aplikasi amanat dari Pemerintah Pusat telah diimplementasikan di Kabupaten Kuningan mulai dari penyusunan perencanaan penganggaran, e-monev, e-report, SP4N LAPOR, dan percepatan transaksi elektronik, maupun aplikasi pelayanan dan perizinan. (H WAWAN JR)










