STKIP Cimahi laksanakan MoU bersama Kwarcab KBB Ikuti KMD

KEGIATAN KMD yang dikerjasamakan dengan Kwartir Gerakan Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sekaligus naskah kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani oleh Ketua Prodi PPKN STKIP Pasundan Cimahi, Yusuf Faisal Ali dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka KBB, Aseng Djunaedi, pada saat Pembukaan KMD angkatan 44, 45, 46, 47, di Sekretariat Pramuka KBB, Jalan Raya Cisarua, Sabtu (29/8/2020).

Dengan dimulainya Kursus Mahir dasar (KMD) ratusan mahasiwa Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pasundan, Kota Cimahi mengikutinya,mulai 29 Agustus-3 September 2020. KMD tersebut sebagai salah satu pemenuhan untuk memperoleh Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dari program studi (Prodi) perguruan tinggi tersebut.

“KMD ini merupakan gerakan awal kerjasama kita (Pramuka KBB) dengan STKIP Pasundan Cimahi. Ke depannya, kita akan kerja bareng lagi dengan STKIP karena kontrak MoU-nya juga selama lima tahun,” terang Aseng Djunaedi.

Aseng menambahkan, meski MoU tersebut dirancang dalam waktu singkat, namun peserta KMD cukup membludak. Tercatat dari mahasiswa STKIP 106 orang plus warga umum 52 orang.

Mengingat pandemi Covid-19, maka pelaksanaan KMD secara tatap muka tiga kali. Selebihnya, untuk penyampaian materi dilaksanakan secara virtual.

“Untuk penutupan, kita laksanakan tanggal 12-13 September di CIC (Ciwangun Indah Camp). Inilah yang pertemuan tatap mukanya, selain pada hari ini di acara pembukaan,” jelas Aseng.

Ditempat yang sama ketua Prodi PPKN STKIP Pasundan Cimahi, Yusuf Faisal Ali menjelaskan, salah satu mata kuliah di Prodi PPKN adalah tentang kepramukaan. Para mahasiswanya wajib mengikuti KMD untuk memperoleh sertifikat SKPI.

“Mulai semester ini, ada mata kuliah tentang kepramukaan. Setelah selesai kuliah, selain mengantongi ijazah mereka juga harus punya sertifikat SKPI. Jadi KMD ini memang wajib bagi mahasiswa kita,” jelas Yusuf.

Samahalnya dikatakan sekretaris Prodi PPKN STKIP Pasundan Cimahi, Andrian Seluruh mahasiswa di Prodi-nya berjumlah 400 orang, mulai angkatan 2016-2019. Sementara yang sekarang mengikuti KMD merupakan angkatan 2016-2019.

“Sisanya Insha Allah akan menyusul untuk kegiatan ini, Karena Karena keguatan KMD ini merupakan program wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa” pungkasnya.( tries)