Sidang Kasus Dugaan Penyebaran Berita Bohong Digelar Secara Online

SIDANG kasus dugaan penyebaran berita bohong, dengan terdakwa Habib Bahar Smith, digelar secara online sidang perdana dengan agenda dakwaan, sidang yang digelar di pengadilan negeri Bandung, Selasa (29/3/2022).

Di pertengahan persidang, pengacara Habib Bahar meminta agar sidang digelar offline.

Terlihat dari pantauan sidang, kedua belah pihak antara Jaksa Penuntut Umum dan Pengacara berbeda pendapat.

Ketua Majelis Hakim H Dodong yang memimpin persidangan, lalu menengahi keduanya agar tidak berdebat soal sidang offline.

“Kami akan tetapkan, tetapi JPU dan pengacara jangan bersitegang,” jelasnya.

Lalu Hakim Ketua memutuskan agar digelar Offline.

“Saya setuju digelar offline, silahkan teknisnya gimana disesuaikan. Namun jangan ditempat ini sekarang, sekarang oke online, lalu nanti selanjutnya online,” jelas Hakim Ketua.

Sementara itu pengacara Habib Bahar, mengharapkan agar sejak sidang hari ini di sidang awal digelar offline.

“Kami meminta digelar hari ini offline, hadirkan Habib Bahar Smith,” jelasnya.

Lalu Hakim kembali menawarkan kepada JPU agar disiapkan segala sesuatunya, terkait sidang Habib Bahar ini.

“Kami ingin membuat kesepakatan, kedepan jam setengah 10 sudah siap para pihaknya, baik JPU, dan Pengacara,” jelasnya.

Sementara JPU Kejati Jabar, menyetujui bahwa sidang digelar Seminggu dua kali.

“Kedepan seminggu dua kali, mulai Selasa depan,” paparnya.

Hakim Ketua lalu meminta agar sidang kedepan dilakukan tepat waktu.

“Saya meminta agar pekan depan sidang tepat waktu, dan kondusif. Apalagi sudah bulan ramadhan, semoga sidangnya berjalan lancar dan aman,” paparnya. (Yara)

dialogpublik.com