Sekda Dian Korban Penipuan Akun Palsu WhatsApp

PENIPUAN menggunakan akun Palsu semakin meningkat siklusnya ketika akan menghadapi Hari Raya, tahun Baru dan masa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal ini dikatakan Kadis Kominfo Kabupaten Kuningan Dr Wahyu Hidayah didampingi Kabid IKP Anwar Nasihin, S.Kom, M.Si, menyikapi adanya modus penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dengan berbagai cara melalui Medsos, Selasa (20/07/2021).

Terkait penipuan akun palsu tersebut Sekda DR H Dian menegaskan, kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk tidak mudah percaya akan rayuan pelaku penyalahgunaan Whatsapp yang mengatasnamakan Sekda ataupun Pejabat lainnya.

“Sering terjadi penipuan menggunakan nama Pejabat Daerah termasuk nama saya juga digunakan untuk modus penipuan. Modus yang biasa mereka gunakan agar percaya bahwa itu adalah orang yang asli, biasanya mereka membuka obrolan atau percakapan dan untuk meyakinkannya mereka menyalahgunakan foto profil di medsos,” ungkapnya.

Menurut Sekda Dian, nanti pelaku akan mengolah kata-kata agar korban percaya. Untuk itu sebelum kita menjawab sebaiknya kita cari tau dulu maksudnya, “ungkapnya di-sela-sela kesibukannya.

“Untuk seluruh ASN dan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor yang baru menghubungi baik itu nomor WA, Nomor Seluler, Akun-akun Medsos baik itu melalui Chat WA, SMS ataupun lainnya,” ungkapnya.

Dian, menegaskan, jika ada yang kejadian seperti itu alangkah baiknya untuk di kroschek terlebih dahulu dan tidak mudah dipercaya, dan bilamana mencurigakan segera melaporkan kepada pihak berwenang.

Kadis Kominfo Dr. Wahyu Hidayah, M.Si didampingi Kabid IKP Anwar Nasihin, S.Kom., M.Si menambahkan, seperti menjelang Hari Raya Idul Adha baru-baru ini pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan modus memberikan bantuan hewan kurban, akan tetapi justru meminta imbalan sejumlah uang, oleh sebab itu mohon masyarakat agar tidak mempercayai berbagai modus apapun,” pungkas Dr Wahyu. (H WAWAN JR)