Satu Tewas Tiga Orang Lainnya Luka – luka Tertimpa Reruntuhan Pasar Sehat Soreang

Dialogpublik.com – Saat pasar “marema” menjelang Idul Fitri 1547 H, sedikitnya 13 kios di Pasar Sehat Soreang, Kabupaten Bandung ambruk, Senin (16/3/2026) siang.

Akibat peristiwa itu satu orang tewas dan tiga lainnya dilarikan ke RS Hermina karena tertimpa materian reruntuhan. Selain itu, reruntuhan itu juga menghantam lima kendaraan roda dua dan satu unit mobil akibatnya rusak berat.

Menurut seorang pedagang, Agus Diman (55) pasar ambruk sekitar jam 13-an. “Saya juga kaget karena engga ada angin engga ada apapa plafon pasar yang terbuat dari beton itu tiba – tiba ambruk dan menimpa pembeli,” jelasnya di Pasar Soreang.

” Kalau pedagang kan ada di dalam, jadi alhamdulillah selamat,” imbuhnya.

Agus mengatakan kios yang ambruk itu lokasinya di blok lll merupakan tempat penggilingan tepung dan daging untuk bahan baku baso.

Dia menjelaskan, plafon itu sebenarnya sudah lama retak – retak bahkan yang di sini (sambil menujuk kios depannya) retakannya cukup besar.

“Mungkin akibat getaran dari mesin penggiling tepung retakan itu semakin tambah besar dan lama – lama ambruk,” tuturnya.

Agus mengungkapkan, saat itu pengunjung pasar cukup ramai, bahkan konsumen yang mau menggiling beras untuk dijadikan tepung juga antri.

13 kios di Pasar Sehat Soreang, Kabupaten Bandung ambruk, Senin (16/3/2026) siang

Makanya, saat kejadian suasana jadi krodit masyarakat ke sana kemari saling menyelatankan diri takut tertimpa meterial reruntuhan.

Namun, jelas Agus, ke empat orang yang jadi korban tidak sempat menyelamatkan diri karena posisinya terhalang kendaraan.

Penjual pisang ini menjelaskan, para korban umumnya patah tulang tangan dan kaki, tetapi ada juga yang mukanya hancur akibat terimpa beton.

Ungkapan senada dikatakan Kabid Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, Edo. Menurutnya,korban meninggal dunia berjenis kelamin laki-laki tetapi belum diketahui identitasnya.

Sementara tiga korban yang dilarikan ke rumah sakit, satu orang sudah diketahui identitasnya, yakni Cucu Cuningsih berjenis kelamin perempuan warga Kampung Peundeuy, RT 1, RW 21 Desa/ Kecamatan Soreang.

“Dari ke tiga korban itu, satu diantanya anak di bawah umur. Tetapi identitasnya sampai saat inj belum diketahui,” tuturnya.

Menurut Edo, sesuai SOP pihaknya bersama kepolisian, BPBD dan Satpol PP terus melakukan penyisiaran dan material reruntuhan kios itu juga menimpa lima unit motor.

“Jadi di depan kios yang ambruk itu banyak yang parkir kendaraan roda dua, namun ada beberapa yang sudah kami evakuasi termasuk barang – barang dagangan,” jelasnya.

“Sesuai arahan dari Kapolreta Bandung di lokasi kejadian untuk sementara tidak ada pergerakan, untuk dilakukan penelitian lebih lanjut oleh Reskrim Polresta Bandung.” tuturnya.