Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di depan Gedung DPRD Kuningan

KAPOLRES Kuningan AKBP Dhany Aryanda, S.I.K. mengapresiasi aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dari 5 Kampus Perguruan Tinggi di depan Gedung DPRD Kuningan Jl. RE Martadinata Ancaran,  Senin (11/4/2022).

Aksi ‘Unras’ dinilai berjalan tertib, meski sempat terjadi ketegangan saat mahasiswa ingin masuk ke gedung DPRD, yang dijaga ketat jajaran polisi, Pol.PP dan Dishub. Namun sejauh ini tidak menimbulkan kericuhan.

Aksi ‘Unras’ mahasiswa Kuningan yang  berlangsung selama kurang lebih 3 jam, diwarnai orasi secara bergilir dari tiap  perwakilan Perguruan Tinggi.

“Terima kasih atas kerjasamanya sehingga aksi unjuk rasa ini berjalan kondusif. Nanti aspirasi rekan-rekan akan disampaikan oleh Pak Ketua DPRD ke pemerintah pusat,” ungkap Kapolres Kuningan, AKBP Dhany Aryanda di depan massa aksi yang duduk di halaman Gedung DPRD.

Kapolres Dhany mengucapkan selamat berbuka puasa dan selamat sampai di rumah masing-masing saat para mahasiswa ini pulang.

“Sampaikan salam silaturahmi kepada keluarga di rumah, ” ucapnya.

Pihaknya bersyukur aspirasi para mahasiswa bisa disampaikan secara tertib dan diterima dengan baik oleh Ketua DPRD Kuningan Nuzulrachdy, SE.

“Kami sangat respect atas kondusifitas yang telah terjaga selama aksi berlangsung,”  pungkasnya.

Sementara itu, Aliansi Mahasiswa Kuningan yang berasal dari 5 kampus PT di Kuningan, menggelar aksi di depan Gedung DPRD, Jalan RE Martadinata Kuningan.

Mereka tiba di depan gerbang halaman Kantor DPRD Kuningan sekira pukul 14:15 WIB. Sebelumnya, ratusan mahasiswa ini melakukan long march dari Kampus Universitas Kuningan, Jalan Cut Nyak Dhien Windusengkahan.

Setibanya di lokasi, secara bergantian, semua koordinator aksi dari masing-masing BEM melakukan orasi hingga satu jam lebih.

Tuntutan Aliansi Mahasiswa Kuningan ini, meliputi 4 poin yaitu menolak perpanjangan 3 periode Presiden Joko Widodo, menolak penundaan Pemilu Tahun 2024, menolak kenaikan BBM dan tuntutan stabilnya kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.

Semua tuntutan mereka diterima pimpinan DPRD dan akan disampaikan ke pemerintah pusat sebagai aspirasi dari masyarakat Kabupaten Kuningan.  (H WAWAN JR)

dialogpublik.com