Prodi Teknik Sipil Kado HUT Uniku ke 19

UNIVERSITAS Kuningan (Uniku) memasuki usia ke 19 tahun kembali dan sebagai kampus yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan kini memiliki program studi (Prodi) baru yaitu Teknik Sipil.

Menurut keterangan Rektor Uniku Dr. Dikdik Harjadi, SE.,M.Si., menerima Surat Keputusan (SK) terkait pembukaan Prodi Teknik Sipil secara langsung dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Dr. M Samsuri, MT.

Penyerahan SK pembukaan Prodi Teknik Sipil bagi Uniku disaksikan oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK) Dr. Uri Syam, SH.,MH., berlangsung di Aula Gedung LLDIKTI Wilayah IV Jabar dan Banten, Senin (12/9/2022).

“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas keluarnya SK Prodi baru Teknik Sipil, dikarenakan setelah penantian panjang akhirnya hari ini bisa keluar SK-nya dari Kemendikbudristek Dikti RI melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jabar dan Banten,” ucap Rekto Uniku didampingi Warek III Dr. Haris Budiman, SH., MH.

“Prodi Teknik Sipil ini merupakan Prodi yang ke 19 yang ada di Uniku,” terangnya.

“Kita juga sedang mengajukan dua Prodi lagi yaitu Bisnis Digital dan PPG berbarengan dengan Prodi Teknik Sipil. Namun, Prodi Teknik Sipil yang keluar lebih dahulu. Kita masih menanti dua Prodi lagi yang sedang diajukan dan menunggu hasil keluarnya SK. Semoga tidak lama lagi,” ucap Dikdik optimis.

Diterangkannya, bagi masyarakat Kabupaten Kuningan maupun luar Kabupaten Kuningan, 20 pendaftar calon mahasiswa Prodi Teknik Sipil, gratis uang pendaftaran dan uang bangunan.

“Bagi 20 pendaftar pertama ke Prodi Teknik Sipil, kita gratiskan uang pendaftaran dan uang sewa gedung atau bangunan,” terang Dikdik.

“Semoga mahasiswanya banyak dan dapat menyusul dengan Prodi-Prodi yang sudah ada di Uniku. Saya optimis, Prodi Teknik Sipil animonya akan lebih banyak lagi. Saya juga berharap, semoga Prodi Bisnis Digital dan PPG juga cepat keluar SK Pembukaan Prodi-nya,” harap Dikdik penuh optimis.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Dr. M Samsuri, MT., menitipkan pesan, agar Prodi baru ini dapat segera menyesuaikan terkait kurikulumnya yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan siapkan juga untuk proses akreditasinya karena waktu dua tahun itu tak akan lama, ujarnya. (H WAWAN JR).

dialogpublik.com