PON XX Tahun 2020 Jabar Optimis Masih Unggul

KONTINGEN Jawa Barat pada perhelatan PON XX – 2020 di Papua optimis masih unggul dibanding daerah lain. Hal itu terbukti dengan konstribusi Jabar pada event Sea Game 2019 di Filipina, cukup menggembirakan dengan perolehan medali yang diraih atlet asal Jabar.

Demikian dikatakan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat H Ahmad Saefudin dihadapan peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) “Khusus”, yang diikuti Pengurus Cabor Provinsi, Ketua Koni Kabupaten/Kota dan jajaran pengurus Koni Jabar, yang belangsung selama 2 hari (11-12 Desember 2019) di Hotel Aquila Bandung.

RAT khusus ini, kata Ahmad dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX – 2020 Papua, dengan thema ‘Demi Harga Diri Jawa Barat, Jabar Juara, Jabar Kudu Meunang”.  PON di Papua situasi dan kondisinya sangat berbeda, jika PON 2016 total masyarakat Jabar konsen membantu. Begitu pula pemerintah Provinsi dan Gubernurnya.

“Ketika PON 2016, semua bergerak dengan nafas Jabar Kahiji. Alhamdulillah hasilnya pun, dapat kita rasakan bersama,” tegas Ahmad.

Sementara itu, persiapan Jabar pada PON XX tahun 2020 di Papua, segalanya serba terlambat. Persiapan latihan para atlet pun terlambat jika dibandingkan dengan Provinsi lain seperti Jawa Timur atau pun DKI Jakarta.

‘ Atlet Jabar fokus latihan mandiri dan Pelatda cabor pun hanya untuk pesiapan BK saja. Jadi saya lihat cabor itu mengetahui kondisi sebenarnya,” ujarnya

Ahmad menambahkan, dari sisi anggaran Jabar juga sangat kurang. Jadi jangan bandingkan dengan anggaran provinsi lain terutama rival kita Jatim dan DKI Jakarta.

“Untuk itu kita mencari formulasi terbaik guna menghadapi berbagai situasi PON Papua juga terkait kondisi persiapan atlet”, ungkapnya.

Pelatda sendiri akan dimulai pada Januari hingga Maret 2020 mendatang. Namun masih diserahkan kepada Cabor, karena anggaran yang digunakan masih anggaran 2019. (H WAWAN JR)

dialogpublik.com