Pipa Milik Tirta Raharja Jebo, 2 Unit Rumah Milik Warga Rusak

PIPA milik Perusahaan daerah (Perusda) Tirta Raharja di Sadu Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung jebol, Minggu (2/5/2021). Akibatnya aliran air PDAM, khusunya di wilayah Soreang Kota mati. Selain itu 2 unit rumah milik warga rusak, terkena semburan air bercampur batu.

” Kejadian persisnya saya engga tahu, tiba tiba air masuk ke dalam rumah hingga ketinggian sebetis orang dewasa,” jelas Hedi warga Desa Sadu, Soreang.

Dia menambahkan, akibat semburan air itu, bukan saja menyebabkan banjir tetapi rumahnya.juga rusak, akibat tertimpa batuan yang datang bersamaan dengan semburan air.

Selain itu ujarnya, akibat peristiwa itu warungnya terpaksa tutup, sebab barang jualannya semuanya rusak tersembur air dan batuan. Hedi berharap, PDAM mengganti kerugian yang dideritanya.

PIPA“Saya berharap, PDAM mengganti barang-barang dan rumah saya yang rusak karena ketimpa semburan air dan batu,” jelasnya.

Sementara Cuharyati (48) warga Desa Soreang memgatakan, jebolnya pipa tersebut mengakibatkan, aliran air PDAM.terutama di sekitar Soreang kota mati.

Menurutnya, semalam air masih mengalir seperti biasa, bahkan tadi pagi masih normal. ” Cuma sekitar jam 11.30 an, tiba-tiba mati hingga sekarang,” jelasnya.

Cuharyati mengaku kesal, karena dua hari sebelumnya air PDAM.juga engga ngalir, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.” Kini mati lagi gara-gara pipanya bocor,” imbuhnya.

Sementara Direktur Tehnik Perumda Tirta Raharja, Pujiarto membenarkan, jika pipa PDAM di Sadu jebol. Menurutnya, itu merupakan transmisi air baku yang sedang proses pemeliharaan.

” Itu merupakan transmisi air baku, sedang proses pemeliharaan. Jadi jika terjadi sesuatu lebih mudah menghendelnya,” jelasnya saat dihubungi di lokasi kejadian.

makanya ujar Pujiarto tetdapat pipa yang gunanya untuk pembuangan. Akibat kebocoran pipa tersebut ujarnya, bukan saja masyarakat Perusda juga alami kerugian.

Hanya, bagi masyarakat pelanggam masih bisa diatas dengan baik. Pujiarto berharap, masyarakat yang terdampak tidak perlu hawatir, pihaknya akan mendata kerusakannya apa saja.

“Jadi pada pejabat PDAM sebaiknya memberikan contak person milik salah seotang. Jadi kalau ada pengaduan tidak ke sana ke sini tapi terpusat pada seorang, jangan sampai membingungkan warga yang terdampak,” jelasnya.

“Kasihan mereka, lihat saja kasur dan barang – barang elektronik mereka rusak, itu menjadi tanggungjawab Perusda Tirta Rahatja” tambahnya.

Seraya memohon maaf, Pujiarto menjelaskan, kebocoran pipa berdiameter 60 cm tidak akan berlangsung lama. Sebenarnya, untuk kebutuhan air bersih warga.Soreang kota tidak akan terganggu, sebab akan dihendel instalasi PDAM yang ada di daerah Sukamaju, Soreang.

Air PDAM di Soreang kota, saat berita ini ditulis masih mati. (nk)

Categories: Regional

dialogpublik.com