Perbakin Kuningan Kisruh, Pengda Jabar Tidak Konsisten

KEPENGURUSAN DPC Perbakin Kabupaten Kuningan 2021-2025 terancam dibekukan oleh Pengda Perbakin Jabar, sehingga terancam gagal mengikuti Porprov Ke XIV Jawa Barat, yang diagendakan bulan November 2022 mendatang.

Ketua KONI Kabupaten Kuningan Drs H Enay Sunaryo saat di konfirnasi Rabu (5/10/2022) membenarkan, saat ini di tubuh Perbakin Kuningan terjadi kemelut Kepengurusan. Pihak KONI meminta, agar semua cabang olahraga (cabor) untuk membenahi keberadaannya, melalui mekanisme dan prosedure sesuai AD/ART. Bagi cabor yang statusnya tidak jelas dan aoalagi dibekukan oleh Pengda, otomatis tidak bisa mengikuti kegiatan Porprov, terangnya.

Kekisruhan di tubuh Perbakin berawal dari pengunduran diri pengurus lama anggota perbakin, ungkap Ketua Perbakin H Nurdijanto, SH, M.Si melalui Kabid Hukum Perbakin Wawan Gusmawan, SH, ketika dihubungi Kamis (6/10/2022).

Sementara untuk menyelamatkan organisasi ketum perbakin memilih pengurus baru dan lama yang tidak mengundurkan diri.

“Sebenarnya pihak Perbakin Kuningan sudah menyampaikan klarifikasi masalah ini ke Pengurus daerah Perbakin Jabar. Namun disesalkan tidak ada tanggapan, dimana pihak Pengda seharusnya konsisten dengan Surat Keputusan yang sudah di keluarkan”, paparnya.

Sementara itu, seiring perjalanan waktu pengurus lama yang tergabung dalam komunitas menembak membuat club yang diresmikan perbakin kabupaten bandung barat. Dan membuat muskab ulang yang akan digelar tanggal 09 Oktober 2022.
Terpisah, Bidang Hukum Perbakin Kab. Kuningan A Haris, SH, menegaskan muskab tersebut ilegal karena pengurus perbakin yang telah terbentuk memiliki legal standing yang jelas.

Sedangkan Pengurus lama Perbakin Kuningan ujar Haris, ibarat menjilat ludah sendiri sudah mengundurkan diri dengan surat bermaterai penuh, sekarang membentuk muskab tandingan, untuk memilih ketum baru dan pengurus lagi. (H WAWAN JR)

dialogpublik.com