Pemkab Bandung Latih Pendamping UMKM

SEDIKITNYA 31orang tenaga pendamping UMKM diberi pelatihan, Rabu (16/3/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di Soreang, merupakan tindak lanjut program pemberian kredit tanpa bungan, yang dilaunching Bupati Bandung, Dadang Supriatna, beberapa waktu kalu.

“bintek atau pelatihan ini , tujuannya agar para pelaku UMKM tidak salah dalam pemanfaatan pinjaman dana bergulir tanpa bunga tersebut” jelas Dadang.

Dengan adanya pendampingan harapnya, para UMKM memanfaatkan dana bergulir itu sebagai modal usaha.

Selain itu, pemberian kredit tanpa bungan tepat sasaran, serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung.

Jika perekonomian tumbuh dengan baik, yakinnya, akan berpengaruh pada peningkatan daya beli masyarakat.

“Daya beli masyarakat meningkat berpengaruh pada peningkatan IPM Kabupaten Bandung, saya optimis pertumbuhan ekonomi akan terus tumbuh di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung, Dindin Sahidin mengatakan, tujuan dilaksanakannya pelatihan tersebut, untuk memberikan wawasan kepada para pendamping yang akan mengawal para penerima kredit tanpa bunga itu.

“Para pendamping harus mampu melakukan pengawasan dan pemantauan dalam melaksanakan tugas pendampinganya nanti,” harapnya.

” Selain itu, para pendamping untuk berkonsiliasi dengan pihak perbankan, kemudian melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan terkait penyaluran dana pinjaman bergulir tanpa bunga tersebut,” imbuhnya.

Dindin mengungkapkan, dalam kegiatan itu para pendamping UMKM akan dilatih proses bisnis, manajemen keuangan, pemasaran, dan pengembangan usaha. (nk).

dialogpublik.com