Ortu Sakit Menahun Herlina Bidan Desa Gantung diri

HERLINA binti Sartono (37) Bidan Desa Maleber ditemukan tewas gantung diri dirumah orang tuanya di Dusun Puhun RT. 09 RW. 03 Desa Sukamukti,  Kec. Jalaksana Kuningan, Selasa (22/12-2020) siang sekira pukul 14.30 WIB.

Menurut keterangan –  Ibnu M Nur  (20) Mahasiswa warga desa setempat dan  Novi Novita (29) Dusun Puhun RT . 09 RW 03 Desa Sukamukti, menjelaskan kepada aparat desa bahwa, kasus gantung diri itu terjadi siang hari sekitar  pukul 14:30. Korban diketahui gantung diri ketika Ibnu M menggedor pintu rumah, seraya memanggil-manggil penghuni rumah. Namun sama sekali tak ada yang menjawab ataupun membuka pintu. “Saya terpaksa mendobrak pintu samping rumah dan langsung masuk bersama Novi ke dalam rumah”, ujarnya.

“Saat itu saya membuka pintu dapur yang agak terbuka, ternyata diluar melihat korban gantung diri menggunakan kain selendang batik di ruang tempat cuci pakaian dekat dapur”, terangnya.

“Saya mengambil inisiatif menurunkan korban dan langsung di bawa ke kamar tempat tidur terus melaporkan kejadian gantung diri (gandir) itu ke Perangkat Desa setempat”, ungkapnya.

Tak lama kemudian dari laporan pihak desa, Tim Inafis Polres Kuningan datang  ke TKP untuk melakukan penyidikan.

Motif ‘gandir’ tersebut, diduga akibat putus asa memikirkan Ibunya yang mengidap sakit jantung bahkan  cuci darah yang menahun. Ditambah lagi anak semata wayangnya sedang sakit, sehingga pikirannya terganggu dan diduga nekad gantung diri. Korban ‘gandir’ yang sudah bersuami itu bermukim di desa Maleber, sedangkan orang tuanya tinggal dirumah ‘karuhun’ di desa Sukamukti Kec. Jalaksana.

Jenazah korban sore itu dikebumikan di TPU desa setempat diiringan isak tangis keluarga. Semoga almarhumah husnul khotimah dialam sana.  (H WAWAN JR)

dialogpublik.com