Obyek Wisata dan Hunian Hotel Sepi Pengunjung

OBYEK wisata di Kabupaten Kuningan Jawa Barat yang tersebar di 60 titik, sejak merebaknya wabah Covid-19, ternyata sepi pengunjung. Begitu pun hunian hotel turun drastis hingga 10 %.

Menurut keterangan H Kiki Alfarizi owner obyek wisata J & J di kawasan Bojong Linggarjati, sepinya arus wisatawan ini sebagai dampak dari kasus Covid-19 dan adanya himbauan dari pemerintah, agar obyek wisata ditutup, sementara sambil memunggu perkembangan lebih lanjut,

Hal senada juga disampaikan  oleh Umbara owner Zam Zam Pool, H Toto Ayong (Linggarjti indah) untuk sementara tutup dulu, ujarnya etika dihubungi lewat telpon genggamnnya.

j&j
Obyek Wisata J & J di Jl Raya Bojong Linggarjati Kuningan

Begitu pun hotel sebelum merebaknya virus Covid-19, tingkat hunian hotel bisa mencapai 70 % lebih, tapi sekarang turun drastis dibawah 50 %.  Bahkan menurut pengakuan manager New Purnama di Jl Raya Cigugur tingkat hunian saat ini hanya 10 %. Hal disampaikan H Kamdan owner Ciremai Land, Ichsan manager Cordela Hotel dan Refino manager Horison saat dikonfirmasi Kamis (26/3/2020).

Sementara itu, Kadishuh dan Plt Dinas Porapar Kuningan Drs Jaka Chaerul saat diwawancarai mengatakan, ditutupnya obyek wisata untuk sementara  demi pencegahan & penebaran Covid-19 Himbauan ini disadari oleh para pelaku usaha dan tidak mempermasalahkan.

“Masalah ini mereka memaklumi kondisi yang terjadi, karena bukan hanya di Kab/ kota, Provinsi se-Indonesia, tapi seluruh negara terpapar virus covid-19”, ujarnya.

Upaya antisifasi salah satunnya adalah tidak mekakukan. aktifitas, berkumpul, dan bepergian jauh. Namun pasti dampaknya.akan berhimbas kepada semua tatanan kehidupan.dengan segala resiko demi mempertahankan hidup.

Sekarang tinggal bagaimana kita semua mampu memahami dan.menjaganya agar tidak  timbul hal-hal yang dapat terciptanya situasi kemamanan.menjadi tidak terkendali, sehingga akan memperparah.sikon negara menjadi lebih berat dalam menanganinya.

Diharapkan kondisi ini, menjadikan kita dan negara lebih baik dan mampu.menjadikan satu komitmen menuju negara yang makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran yang sehahtera lahir-batin. (H WAWAN JR)

Categories: Ekonomi,Ragam

dialogpublik.com