PARA nasabah Bank BJB Cabang Soreang mulai was- was takut dananya tidak aman.
Kondisi itu, menyusul pemberitaan dibobolnya ATM Bank BJB senilai Rp 2,5 miliar, belum lama ini.
“Saya was-was juga sekarang menyimpan uang di BJB, sepertinya engga aman juga. Kemarin kan yang ngebobol ATM itu masih pegawai BJB,” ujar Asep Purnama (57) nasabah Bank BJB pada dialogpublik.com di Soreang, Rabu (16/7/2025).
Menurutnya, dana Rp 2,5 milyar yang diduga digondol karyawan BJB itu kan uangnya nasabah, bukan punya bank.
“Bank itu engga punya uang, hanya memutarkan uang nasabah. Sekarang uangnya dicuri,” imbuhnya.
Asep menegaskan, dirinya menyimpan uang di Bank BJB itu ingin aman dari pencurian.
“Tetapi disimpan di bank eh malah dicuri, sama orang dalam lagi,” keluh Asep yang sudah menjadi nasabah BJB lebih dari 10 tahun.
Ungkapan senada dikatakan Darmawan (60). Dirinya merasa prihatin karena masalah itu sempat diendapkan selama sebulan.
” Kalau media engga ngangkat kami tidak akan tahu kalau dana kami dicuri,” ujarnya
Dia menjelaskan, memang pelakunya sudah diamankan pihak berwajib. Tetapi, kasus itu harus diusut secara tuntas sebab kemungkinan besar pelaku tidak sendiri tapi ada pihak lainnya lagi.
” Ya, pokoknya kasus itu harus diusut tuntas dan pelakunya pun harus dihukum yang setimpal,” harapnya.
Sebelumnya diberitakan, DPRD Kabupaten Bandung, menyayangkan terjadinya insiden pembobolan dana ATM sebesar Rp 2,5 miliar di Bank BJB Cabang Soreang.
Pembobolan ATM dilakukan salah seorang oknum karyawan Bank BJB, akibatnya dana sebesar Rp 2,5 miliar raib. Peristiwa itu sebenarnya terjadi sebulan lalu, hanya pihak BJB menutupinya.(nk)










