MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memaparkan keunggulan program unggulan Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) pada siswa SMA dan SMK di Kabupaten Bandung.Kamis (22/1/2026)
Zulhas menyambangi empat sekolah, yakni Madrasah Aliyah (MA) Al Mukhlis di Kecamatan Cangkuang, dan tiga sekolah di Kecamatan Soreang, yaitu SMK dan SMA Negeri 1 Soreang serta SMK Merdeka Soreang.
Dalam kunjungan dengan tema Menko Pangan Goes to School, Zulhas didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna dan pejabat lainnya.
Saat itu, Zulhas menyampaikan tujuan dan manfaat MBG yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo.
Menurutnya, program MBG bertujuan untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045 dengan pemenuhan asupan makanan bergizi.
“Anak-anak Indonesia mesti pinter, mesti sehat. Enggak boleh kalah sama anak-anak Tiongkok, Korea, Singapura dan anak-anak Barat. Kuncinya yaitu ada di asupan makanan,” ujar Zulhas.
Ia menyebut 20 tahun lalu, fisik dan kecerdasan orang Indonesia sama hebatnya dengan orang Jepang, Korea, Tiongkok hingga Singapura. Namun, saat ini Indonesia tertinggal karena mereka menginvestasikan anggaran terbesar untuk memberi asupan makanan bergizi rakyatnya.
“Kita lihat Singapura. Mereka enggak punya sumber daya alam seperti kita. Tapi negaranya kaya, kenapa?. Karena orangnya pinter-pinter dan sehat. Pinter dan sehat karena makanannya bagus, gizinya seimbang. Jadi asupan makanan bergizi ini penting,” tuturnya.
Zulhas berpesan agar seluruh siswa di Kabupaten Bandung bersungguh-sungguh dalam belajar dan meraih cita-cita. Terlebih, saat ini para siswa dapat menikmati berbagai kemudahan dan fasilitas memadai dalam mengenyam pendidikan termasuk dukungan MBG.
“Dulu saya sekolah jalan kaki 5 kilometer. Terus belum ada listrik, sekolah juga bocor. Tapi alhamdulillah.saya bisa jadi Menko,.pernah jadi Ketua MPR. Nah, kalian juga bisa jadi apapun yang diinginkan asal bersungguh-sungguh dan berani. Kesuksesan ditentukan oleh kalian sendiri,” tegas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini. (nk)










