Mantan Pejabat BRI Terancam Pidana 20 Tahun Penjara

MANTAN pejabat BRI KCP Parung Panjang, Panji Eka Nugraha dan dua orang custimer service yakni;Samsul Hidayat dan M Jaya Kusumah.terancam pidana penjara maksimal 20 tahun penjara. Mereka didakwa menggelapkan uang negara senilai Rp 3,4 miliar dengan cara mengajukan kredit fiktif.

Hal itu terungkap dalam sidang dugaan kredit fiktif BRI Parungpanjang, di Pengadilan Tipikor PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (6/1/2020). Sidang dengan ketua majelis hakim Rivandaru E Setiawan dengan agenda pembacaan dakwaan yang dipimpin tim JPU Kejari Cibinong R Ritonga.

Dalam dakwaanJPU menyatakan terdakwa Pnaji Eka Nugraha bersama-sama dengan Samsul Hidayat dan M Jaya Kusumah pada 2013 hingga 2018 telah melakukan atau menyuruh melakukan perbuatan melawan hukum, memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau koorporasi.

“Melakukan penyimpangan pemberian fasilitas KUR (kredit usaha rakyat) atau Kupedes kepada para debitur yang dikeluarkan BRI Parung Panjang,” katanya.

Perbuatan tersebut dilakukan oleh mareka terdakwa dengan cara mengajukan KUR atau Kupedes dari debitur-debitur yang sudah melunasi kreditnya di kantor BRI Unit Parung Panjang. Padahal Panji Eka Nugraha sebagai mantri komersil seharunya terdakwa melakukan penelitian dan pengecekan keabsahan dokumen tersebut.

Namaun terdakwa Panji Eka Nugraha dalam melakukan aksinya bekerjasama dengan Samsul Hidayat dam M Jaya Kusumah, customer service, untuk mengajukan 97 dokumen pengajuan KUR atau Kupedes. Padahal terdakwa dan saksi Samsul atau M Jaya Kusumah mengatahui jika dokumen itu semuanya fiktif atau tidak ada nasabahnya.

“Namun terdakwa tetap meminta Samsul dan M Jaya Kususmah atau customer service lainnya agar tetap memproses pengajuan tersebut hingga disetujui oleh pejabat pemutus,” ujarnya.

Akibat perbuatan para terdakwa negara mengalami kerugian sekitar Rp 3,4 miliar.

Jaksa Penuntut Umum menjerat para terdakwa dengan Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 ayat (1) hurup b sebagaimana dakwaan primair, dan pasal 3 Jo pasaln18 ayat (1) hurup b sebagaimana subsidair, serta pasal 8 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

Dengan anacaman terberat selama 20 tahun hukuman penjara. ( Yon )

dialogpublik.com