Mang Oded Tak Sabar Ingin Khotbah Di Masjid Al-Mujahidin Denpom III/5 Bandung

WALI Kota Bandung, Oded Muhammad Danial mengaku ingin segera menjadi penceramah di Masjid Al-Mujahidin di lingkungan markas Denpom III/5 Bandung. Ia bahkan meminta Komandan Denpom III/5 Siliwangi, Letkol CPM Bayu Aji Widodo untuk mengundangnya.

Oded melontarkan hal tersebut di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Mujahidin di lingkungan markas Denpom III/5 Bandung Jalan Jawa, Rabu (27/2/2019).

“Saya sangat apresiasi gagasan membangun masjid ini. Mudah-mudahan kalau sudah jadi, dipakai jumatan, jangan lupa undang saya untuk khotbah di sini,” kata Oded.

Oded menuturkan, pembangunan Masjid Al-Mujahidin‎ ini semakin menguatkan visi masa pemerintahannya untuk menjadikan Bandung Agamis. Karena, fasilitas untuk beribadah masyarakat semakin tersebar di banyak tempat.

Mengenai visi Bandung Agamis ini, Oded menegaskan bahwa konsep ini bukanlah semata untuk agama Islam saja. Namun, juga turut memfasilitasi agama lainnya yang turut diakui dalam Undang-Undang.

“Dengan semakin banyaknya rumah ibadah di Kota Bandung, baik agama Islam maupun rumah ibadah agama lain, menunjukan Bandung kota agamis. Jangan diartikan agama tertentu, tapi semua warga kota bandung memeiliki nilai-nilai ilahiah,” jelasnya.

‎Oded mengungkapkan, sejak awal pertemuannya, Dandenpom III/5 Bandung sudah menyatakan keinginannya membuat masjid. Oded pun lantas memberikan dorongan moril dan materil guna meyakinkan bahwa cita-cita mulia tersebut bakal terwujud.

‎”Saya yakin setiap masyarakat yang ingin buat masjid, insya Allah bisa selesai. Apalagi masjid ada di lingkungan Kota Bandung, saya yakin banyak masyarakat yang ingin investasi akhirat,” terangnya.

Suntikan motivasi dari Oded tersebut juga diakui Dandenpom III/5 Bandung, Letkol CPM Bayu Aji Widodo. Itu yang membuatnya semakin berusaha mewujudkan harapannya membangun masjid. Walaupun sejak awal tidak pernah terbayangkan sumber dana pembangunan Masjid Al-Mujahidin ini.

‎”Ini saya hanya punya niat. Saya yakin apa yang dicita-citakan bisa diwujudkan. Karena ini rumah Allah. Apapun kita hanya bisa ikhtiar, banyak di luar nalar manusia saya bertemu orang hebat yang ringan tangan memberikan bantuan tanpa syarat apapun.. Dan tidak ada ukuran karena bentuknya keikhlasan,‎” ujar Bayu.

‎Bayu mengungkapkan, masjid tersebut bukan hanya milik Denpom III/5 Bandung, namun dipersembahkan bagi seluruh masyarakat yang ingin beribadah.

“Masjid ini milik warga Kota Bandung, karena sebagian besar masyarakat Kota Bandung yang membantu membangun. Mudah-mudhaan bisa membantu warga di sekitar Jalan Jawa untuk bisa menunaikan salat di masjid di Denpom,” katanya.(DP)

dialogpublik.com