Koalisi Tiga Partai Siap Rebut Kekuasaaan Demi Perubahan

SETELAH hengkang dari Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya berkoalisi demgan Nasdem dan Demokrat. Koalisi tiga partai tersebut mengusung Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan sebagai Bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Bandung pada Pilkada, Desember nanti.

Menurut Ketua Partai Nasdem Kabupatem Bandung, H. Agus Yasmin, silaturahmi bagian dari upaya meningkatkan persaudaran dan kebersamaan komunikasi yang inten antar ketua partai menjadi kebutuhan untuk mempersiapkan kontestasi pilkada 9 desember 2020.

Partai NasDem Kab. Bandung mendapat tugas dari DPW untuk mengawal kadernya, Sahrul Gunawan maju menjadi wakil Bupati Bandung.

” Alhamdulillah mendapat respon positif dari rekan seperjuangan para ketua partai di Kabupaten Bandung. Insya Alloh kami sebagai peserta pilkada akan menjadi mitra kompetisi dengan keluarga pak H Obar Sobarna, mudah -mudahan harapan masyarakat Kabupaten Bandung yang ingin mengganti kekuasaan selama 20 tahun ini berhasil dengan menangnya pigur baru dari keluarga baru menjadi bupati pilihan masyarakat,” jelasnya saat dihubungi melalui whatsApp pribadinya, Selasa (21/7/2020) di Soreang, Kabupaten Bandung Jawa Barat.

h.agus Yasmin
Ketua Nasdem Kabupaten Bandung, H. Agus Yasmin

Agus menegaskan, pihaknya percaya masyarakat sebagai pemegang kedaulatan dalam pilkada akan lebih rasional dalam menentukan pilihannya. “Kami meyakini infrastruktur keluarga pak H. Obar sudah mapan di semua lini, namun jauh kami lebih yakin perubahan menjadi harapan masyarakat Kabupaten Bandung untuk tidak menjadikan keluarga H obar Sobarna berkuasa yang ke 25 tahun,” tuturnya.

Sesuai arahan DPW tambahnya, Nasdem membuka komunikasi dengan semua calon dan partai. Hasil komunikasi dengab para ketua partai, yakni Dadang Supariatna (DS) dan Sahrul Gunawan.

“Harapannya calon Bupati dan Wakil Bupati yang kami usulkan, juga melakukan komunikasi dengan ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat agar secepatnya diputuskan DPP, sehingga kita bisa operasioanalkan di lapangan,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Dadang M Naser, menanggapi dengan santai bergabungnya PKB, Nasdem dan Demokrat yang mengusung kadernya Dadang Supriatna, sebagai Balon Bupati Bandung.

“Itu sah sah saja, dalam politik itu dinamis. Tempo hari itu kan hanya miskomunikasi saja dengan PKB dan kita belum bertemu lagi. Sebetulnya yang meminta Usman Sayogi itu bukan saya, tapi permohonan dari kedua partai itu, dan meminta dinolkan, dan disebutlah dari unsur birokrasi, saya sodorkan beberapa nama agar dipilih,” jelasnya seusai Peletakan Batu Pertama Pembangunan TPS3R di Desa Ciheulang Ciparay.

Menanggapi diusungnya kader Golkar Dadang menurutnya, tidak masalah “Itu silahkan haknya. Hanya dalam Anggaran Dasar Anggaran Rumahtangga (ADART)) Partai Golkar orang tersebut harus keluar dari Golkar,” tegasnya.(nk)

Categories: Parlementaria

dialogpublik.com